10 Game Terimut yang Sebenarnya Tidak Imut!

Reading time:
November 27, 2017
little nightmares

Apa alasan Anda mencicipi dan berakhir menyukai sebuah judul game? Setiap orang tentu saja punya preferensi yang berbeda. Beberapa mencintai dan menilainya dari kekuatan cerita, yang lain berfokus pada kualitas visualisasi yang memanjakan mata, sedikit jatuh cinta pada indahnya musik yang menggabungkan semua elemen yang ada, hingga yang sekedar datang karena mengikuti hype yang ada. Untuk Anda yang memerhatikan sisi visual, berusaha untuk menjual pendekatan yang serealistis mungkin tidak selalu jadi patokan. Mengapa? Karena tidak sedikit game di luar sana yang justru menghadirkan visualisasi yang bahkan cukup untuk membuat Anda, pria berotot dengan kumis tebal sekalipun, terenyuh.

Banyak game di luar sana yang hadir dengan pendekatan visualisasi yang super imut. Bahwa Anda akan menemukan karakter dengan pendekatan animasi dan desain yang siap untuk membuat hati Anda yang keras sekalipun melembut. Karakter yang tidak hanya didesain cantik saja, tetapi juga begitu imut dengan beragam pendekatan yang ada. Di beberapa judul, sensasi tersebut ditawarkan lewat permainan warna yang begitu beragam atau sekedar dari pemilihan desain dunia yang sebenarnya tidak mencerminkan bahwa Anda akan berhadapan dengan sebuah konten yang jauh lebih gelap daripada yang Anda bayangkan. Bahwa begitu Anda menyelaminya, Anda seolah akan dibawa mengerti bahwa yang Anda temukan di layar kaca tidak lebih dari sekedar sebuah ilusi untuk konten yang bahkan, lebih menyeramkan.

Lantas, dari semua game terimut yang pernah kami jajal, manakah yang sebenarnya tidak seimut yang dibayangkan dari sisi konten, cerita, ataupun gameplay? Inilah list versi JagatPlay:

  1. Doki-Doki Literature Club

DDLC jagatplay 46 1

Melihat bentuknya saja, Anda sepertinya sudah memahami bahwa Doki-Doki Literature Club memang tidak didesain untuk semua jenis gamer. Hanya gamer-gamer yang tidak berkeberatan dengan pendekatan visual novel, yang memang identik dengan game racikan dev. Jepang, yang sepertinya akan terjun masuk ke dalamnya. Berperan sebagai seorang siswa pria yang masuk ke dalam klub puisi sekolah dari teman baiknya, sepertinya namanya, ini adalah game yang siap untuk membuat hati Anda terenyuh sejak awal. Apalagi penggambaran karakter wanita yang menjadi teman kecil Anda didesain sedemikian rupa untuk membuat Anda jatuh hati sejak pandangan pertama. Namun begitu Anda menyelaminya, Anda akan paham bahwa bentuk imut game ini hanyalah kamuflase untuk sebuah mimpi buruk.

  1. Yomawari

yomawari3

Ketika ia diperkenalkan, satu hal yang akan langsung memancing perhatian Anda adalah garis cerita dan pendekatan visual yang ditawarkan untuknya. Didesain oleh Nippon Ichi, kita tentu saja berbicara soal Yomawari: Night Alone. Premisnya sederhana, Anda berperan sebagai seorang anak perempuan yang berusaha mencari anjingnya yang hilang. Ia meminta tolong sang kakak yang akhirnya ikut mencari si anjing, namun berakhir ikut lenyap. Kini tinggal si anak perempuan yang kini harus mencari mereka berdua di tengah kegelapan. Perjalanan yang diawali dengan premis yang begitu menggugah hati ini berakhir menjadi cerita yang siap untuk membuat bulu kuduk Anda merinding.

  1. The Last Guardian

The Last Guardian jagatplay 18 1

Memiliki binatang peliharaan memang terkadang membuat hidup berakhir lebih menyenangkan. Walaupun harus disibukkan dengan rutinitas harian untuk memastikan binatang ini tetap sehat dan aktif, namun kesetiaan dan pertemanan yang mereka tawarkan memang tidak tergantikan. Sekarang bayangkan, alih-alih seekor anjing, kucing, ataupun kelinci, Anda berteman dengan seorang binatang misterius raksasa yang bernama Trico. Besar, lembut, bersayap, namun terkadang mengamuk ketika berhadapan dengan situasi tertentu, Trico juga menjadi jawaban terbaik bagi Anda untuk keluar dari sebuah reruntuhan kuno yang menyimpan begitu banyak rahasia. Dengan wajah dan perilakunya yang “begitu binatang”, sulit untuk tidak jatuh hati pada sosok Trico yang terkadang bahkan, meminta untuk dibelai dan melawan ketika diperintah. Namun kisah antara Trico dan si anak yang menyelamatkannya ini ternyata lebih dari sekedar cerita ala Jungle Book atau Tarzan misalnya. Misteri yang ia tawarkan siap untuk membuat Anda mendukung, tetapi juga berharap bahwa keduanya akan selamat.

  1. Bust a Groove

bust a groove

Bust A Groove? Game ritme super unik tersebut? Anda mungkin bertanya demikian. Jika Anda sempat mencicipi game ini di era keemasan Playstation pertama, benar sekali, kita tengah berbincang soal game yang sama. Di permukaan, ia terlihat seperti sebuah game ritmik / dansa yang menyenangkan, apalagi dengan varian karakter dengan desain absurd yang diusung. Namun begitu Anda menyelami latar belakang karakter yang ia usung, Anda akan memahami bahwa game ini ternyata tidak sepolos yang dibayangkan. Sebagai contoh? Salah satu karakter bernama Gas-O yang menggunakan masker gas diceritakan sebagai seorang jenius yang berusaha membunuh ayahnya sendiri dengan gas beracun. Atau bagaimana seorang karakter bernama Kelly yang diceritakan sebagai seorang sekretaris, ternyata punya fetish seksual aneh yang berhubungan dengan masa kecilnya.

Tags:

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…