EA: Gamer Tidak Lagi Suka Game Linear

Reading time:
November 29, 2017
star wars visceral 600x337

Hampir sebagian besar gamer sepertinya terkejut dengan keputusan EA untuk “membunuh Visceral Games” beberapa waktu lalu. Dev. di balik banyak game raksasa seperti Dead Space dan Battlefield: Hardline ini bukanlah developer main-main. Tangan dingin mereka sudah menghasilkan game yang sudah dipuja-puji oleh banyak orang, bahkan dijadikan sebagai standar untuk produk kompetitif selanjutnya, khususnya Dead Space. Apalagi Visceral Games juga diberi tanggung jawab untuk menangani satu di antara proyek Star Wars yang dikerjakan EA, dengan Amy Hennig – penulis cerita Uncharted dari Naughty Dog berperan sebagai penanggung jawab. Namun sayangnya, Visceral berakhir menjadi “korban” terbaru EA, dan game Star Wars yang sempat disebut sebagai “RagTag” akhirnya dipastikan diubah. Apa yang sebenarnya terjadi?

CFO EA – Blake Jorgensen berbicara secara eksplisit terkait hal tersebut. Ia menyebut bahwa EA memang ingin mendorong kualitas game yang diracik Visceral Games ke level yang lebih tinggi. Namun setelah melewati proses penilaian berulang-ulang, game ini terlihat semakin linear. Sebuah tipe game yang menurut EA, sudah tidak lagi disukai gamer saat ini jika dibandingkan dengan 5 atau 10 tahun yang lalu. Setelah menghitung dengan seksama untung-ruginya, EA memutuskan bahwa proyek game Star Wars linear seperti ini tidak akan membuat mereka balik modal atau menarik keuntungan. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk “membunuh” Visceral Games.

ragtag
EA menyebut bahwa gamer saat ini sudah tidak lagi tertarik dengan game linear, seperti 5 atau 10 tahun lalu. Oleh karena itu, ketika proyek Star Wars Visceral semakin bergerak ke arah itu, mereka memutuskan untuk mengganti dan menutup sang studio.

EA menyebut bahwa semua keputusan ini diambil semata-mata karena perhitungan ekonomi, tanpa sesuatu yang personal. Mereka juga menyakinkan bahwa sebagian talenta dari Visceral Games yang ketika ditutup berjumlah sekitar 80 orang, berusaha dialihkan ke studio mereka yang lain, walaupun harus diakui bahwa beberapa di antaranya memang harus dilepas.

Lantas, bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda setuju dengan pernyataan EA, bahwa gamer saat ini memang tidak lagi suka dengan game-game linear?

Source: DualShockers

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…