Humvee Tuntut Hukum Call of Duty

Reading time:
November 9, 2017
humvee1

Hampir sebagian besar gamer yang mengikuti perkembangan militer, terutama Amerika Serikat, baik di dunia nyata ataupun lewat format video game, sepertinya mengenal apa itu Humvee. Kendaraan berat yang satu ini memang selalu dicitrakan sebagai kendaraan gerak pasukan Amerika Serikat, apalagi ketika bergerak atau tengah menempuh misi-misi penting saat perang. Salah satu yang seringkali menggunakannya? Tentu saja Call of Duty. Anda sempat melihat kendaraan yang satu ini di beberapa seri, terutama yang “masih” mengusung konsep perang masa kini, seperti Modern Warfare dari Infinity Ward misalnya. Walaupun terlihat keren, ini justru mengundang masalah baru.

Walaupun sudah eksis untuk waktu yang lama, produsen Humvee – AM General LLC memutuskan untuk menuntut hukum Activision. Alasannya? Karena publisher game yang satu ini dianggap telah menggunakan tanpa izin kendaraan militer produksi mereka, terutama di seri Modern Warfare 2. AM General menyebut bahwa penggunaan Humvee di sana telah disalahgunakan seolah-olah mereka mendukung game ini secara resmi atau mungkin, terlibat dalam proses produksinya. Mereka juga menyebut Humvee merupakan salah satu “nilai jual” beberapa misi Call of Duty yang ada. Bahkan di beberapa titik percakapan, terdengar jelas karakter berteriak soal nama “Humvee” di sana.

call of duty1
Menuduh bahwa mereka tidak pernah mengantongi izin resmi, Humvee akan menuntut hukum Activision terkait Call of Duty.

Oleh karena itu, AM General meminta ganti rugi dan kompensasi untuk tindakan yang dilakukan oleh Activision ini. Namun sayangnya, belum ada informasi jelas soal berapa banyak uang yang dituntut oleh AM General itu sendiri. Kabarnya kedua pihak sebenarnya sudah berusaha merundingkan hal ini di belakang layar selama setahun terakhir ini, namun gagal mencapai kesepakatan. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah tuntutan ini berlebihan atau sesuatu yang Anda anggap, rasional?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…