Square Enix: Microtransactions Tidak Cocok untuk Game Konsol

Reading time:
December 15, 2017
ffxv windows edition1 600x368 1 600x368

Menghangat kembali untuk dibicarakan, jika ada satu hal yang bisa dipetik dari kontroversi yang terjadi dengan Star Wars Battlefront 2 kemarin adalah rasa enggan gamer yang masih kuat terkait sistem microtransactions yang punya pengaruh langsung pada gameplay. Bahwa ketakutan konsep Pay to Win yang kemungkinan besar terjadi tidak punya tempat di sebuah game yang menjadikan multiplayer sebagai kekuatan utama dan harus didapatkan dengan harga penuh. Di tengah kontroversi ini, Square Enix melemparkan sudut pandang mereka dalam wawancara terbaru dengan MCV. Seperti halnya gamer, mereka juga merasa bahwa microtransactions tidak punya tempat di sebuah game konsol.

Hal ini diungkapkan oleh sang CEO – Yosuke Matsuda dalam waancara terbarunya. Matsuda menyebut bahwa apa yang diharapkan oleh gamer di sebuah game konsol tentu akan berbeda dengan apa yang mereka inginkan di sebuah game mobile. Melihat cara bagaimana sebuah game konsol dibuat, dengan jumlah konten dan kerja keras yang dituangkan ke dalamnya, ada sesuatu di dalam sana yang menurut Matsuda, tidak cocok disandingkan dengan microtransactions. Walaupun tidak memberikan detail lebih jelas soal tipe microtransactions seperti apa yang ia bicarakan, namun sinyal kuat mengarah pada beragam praktek dan strategi yang seringkali diaplikasikan di sebuah game mobile.

ffxv pc1 600x338 1
Bos Square Enix – Yosuke Matsuda menyebut bahwa microtransactions tidak punya ruang di game-game konsol.

Apakah ini berarti Square Enix akan menghindari segala macam jenis lootbox yang bisa dibeli dengan uang nyata di masa depan? Ataukah pernyataan ini hanya mengarah pada konten yang mempengaruhi gameplay dan tidak termasuk item kosmetik, seperti yang mereka unjuk di sistem microtransactions Final Fantasy XV? Terlepas dari apapun jawaban yang mungkin muncul, setidaknya ini tetap berakhir jadi sebuah jawaban yang kita sebagai gamer, pantas sambut dengan tangan terbuka.

Source: US Gamer

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…