Jumlah Pemain Lawbreakers di Steam Semakin Menyedihkan

Reading time:
January 10, 2018
lawbreakers1 600x338 1

Ambisi yang terlalu tinggi? Kesombongan yang terlalu tinggi di awal rilis? Atau kesalahan prediksi soal tren yang ada? Apapun yang terjadi, Lawbreakers sepertinya pantas untuk diklasifikasikan sebagai rilis game tergagal di tahun 2017 yang lalu. Terlepas nama besar kreator Gears of War – Cliff B. yang berdiri di belakangnya dengan sokongan dana perusahaan sekelas Nexon sebagai publisher, Lawbreakers seharusnya memuat konten yang cukup solid untuk menarik perhatian pasar. Namun entah apa yang terjadi, ia justru berakhir jadi mimpi buruk bagi Nexon. Bahkan cukup untuk membuat perusahaan tersebut memilih untuk menghapusnya dari laporan keuangan di masa depan karena efeknya yang begitu buruk. Lantas, seberapa buruk sebenarnya kinerja Lawbreakers saat ini?

Untuk sebuah game dirilis di Agustus 2017 lalu, yang tentu saja belum genap berusia 1 tahun, Lawbreakers sudah terasa seperti “kuburan”, setidaknya dari versi Steam. Data yang diperlihatkan Steam Apps-nya memang menunjukkan angka pemain total yang sangat memprihatinkan. Seberapa buruk? Selama beberapa hari terakhir, jumlah pemain rata-rata hanya berkisaran sekitar belasan, dengan 40-an pemain sebagai jumlah tertinggi di jam-jam sibuk. Bahkan tadi pagi, sekitar pukul 8-10 pagi, Lawbreakers mencatatkan angka pemain “0”. Benar sekali, ada satu titik dimana tidak ada satupun gamer di seluruh dunia memainkan game shooter kompetitif online yang satu ini.

lawbreakers1
Pemain Lawbreakers sempat menyentuh angka “0” hari ini di Steam.

Cliff B. sebagai kreator sendiri sepertinya masih bersikukuh untuk mempertahankan skema berbayar untuk Lawbreakers alih-alih menjadikannya sebagai game free to play untuk mendorong jumlah pemain aktif yang lebih tinggi. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang hingga saat ini, masih memainkan Lawbreakers ini?

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…