Konami Sebut Metal Gear Survive Bukan Game Pay to Win

Reading time:
January 23, 2018
metal gear survive new4

Berapa banyak dari Anda, terutama gamer konsol, yang sempat menjajal masa beta Metal Gear Survive beberapa hari yang lalu? Seri yang selama ini melekat dengan nama Hideo Kojima ini akhirnya berpindah tangan ke Yuji Korekado yang memutuskan untuk “melanjutkan” seri Metal Gear ini dengan sebuah proyek spin-off bernama “Survive”. Masih menjadikan Fox Engine sebagai basis dengan aset Metal Gear Solid V: The Phantom Pain yang didaur ulang, ia meceritakan kisah para mercenary Diamond Dogs yang kini terlempar ke sebuah dimensi berbeda karena sebuah wormhole yang tiba-tiba muncul di angkasa. Pengalaman utamanya, tentu saja ada pada konsep multiplayer kooperatif untuk melawan ragam jenis musuh yang muncul bergelombang.

Selain harga yang terhitung tinggi untuk sebuah seri spin-off, salah satu kekhawatiran yang didengungkan oleh gamer adalah konsep microtransactions yang ia usung. Banyak yang takut bahwa eksekusinya akan berakhir menjadi game pay to win, dimana gamer bisa menggelontorkan banyak uang untuk membeli material atau senjata yang lebih kuat sekaligus. Berita baiknya? Hal tersebut langsung dibantah oleh Yuji Korekado langsung dalam wawancara terbarunya dengan Official Playstation Magazine UK, seperti yang dilansir oleh wccftech. Korekada memastikan bahwa Metal Gear Survive tidak akan mengusung sistem lootbox dan tidak ada sistem pay to win. Gamer bisa memgeluarkan uang nyata untuk lebih banyak aksesoris seperti Metal Gear Online, atau seperti FOB di MGS V: The Phantom Pain.

metal gear survive 1
Konami menegaskan tidak ada sistem lootbox dan pay to win di MGSurvive.

Korekado juga menyesalkan bahwa dirinya kurang berkomunikasi dengan para fans, hingga banyak yang lupa bahwa Survive merupakan sebuah seri spin-off. Ia menyesal telah membuat gamer yang mengira bahwa ini akan jadi seri sekuel langsung dari MGS V, bingung.

Metal Gear Survive sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 20 Februari 2017 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik dengan game yang satu ini?

Source: WCCFTECH

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…