Norman Reedus Sebut Death Stranding Punya Elemen Sosial Media

Reading time:
January 26, 2018
death stranding2

Trailer ketiga dan kita masih belum punya gambaran yang jelas soal apa yang ditawarkan oleh proyek terbaru dari si jenius – Hideo Kojima dengan Death Stranding. Satu yang kita tahu pasti, seiring dengan lebih banyak konten yang dilemparkan, alih-alih mendapatkan jawaban, kita justru melahirkan lebih banyak pertanyaan yang sepertinya tak akan kunjung mendapatkan jawaban hingga game ini akhirnya, dilepas ke pasaran. Seperti yang kita tahu, Kojima sendiri sudah memperlihatkan konsep gameplay ini beberapa orang terdekatnya. Bahkan, salah satu eksekutif Sony sempat menyebut bahwa ia sudah memainkan sekitar 4 jam dan trailer yang dirilis menjadi lebih rasional. Satu yang menarik? Sang “bintang utama” – Norman Reedus punya satu ekstra informasi baru yang menggoda.

Norman Reedus berbicara dalam wawancara terbarunya dengan Bhphotovideo.com lewat sebuah podcast. Di dalamnya, Reedus menyebut bahwa ia tahu apa itu Death Stranding sebenarnya pada batas tertentu. Salah satu hal yang unik dan istimewa menurutnya adalah konsep game it sendiri, yang ia sebut, berbeda dengan game-game yang lain. Bahwa Death Stranding bukanlah game tentang membunuh semua orang dan kemudian menang. Konsep menghubungkan satu sama lain adalah kuncinya, menghadirkan pengalaman yang bertolak belakang dari apa yang Anda kenal dari video game selama ini. Reedus bahkan menyebutnya, sebagai konsep yang “futuristik”.

death stranding3
Norman Reedus menyebut Death Stranding akan punya asosiasi dengan sosial media untuk membuat gamer yang sering mengurung diri di kamar, untuk kembali membangun kontak fisik.

Satu yang lebih gila lagi? Reedus juga mengungkapkan bahwa sosial media akan memainkan peran di Death Stranding. Ia menyebut bahwa sudah menjadi rahasia umum bahwa dengan begitu banyak game saat ini, seolah jadi bagian dari budaya para mileneal untuk lebih mengunci diri di dalam kamar, sendirian, untuk menikmatinya. Pelan tapi pasti, Anda akan mulai kehilangan kontak secara fisik. Death Stranding akan mendorong kontak fisik tersebut terjadi lagi. Dan ia akan berakhir sangat-sangat menarik.

Seperti apa konten sosial media yang dimaksud oleh Norman Reedus tersebut? Atau ia sekedar “salah memahami” apa yang dibicarakan oleh Hideo Kojima dan menyampaikan informasi yang keliru? Kita, tunggu saja apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Death Stranding ini. I’m curious af!

Source: Metal Gear Informer, Bhphotovideo

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…