Overwatch Hadirkan Fitur Baru – Avoid as Teammate

Reading time:
March 26, 2018

Ada banyak indikator yang mempengaruhi kenikmatan Anda bermain game-game berbasis multiplayer, terutama yang bersifat kompetitif. Dukungan konsisten developer lewat tambahan konten dan proses balancing hanyalah sedikit dari elemen yang berkontribusi pada hal tersebut. Sisanya? Ada pada sikap dan tingkah laku dari player lain, baik yang berada di tim yang sama ataupun tim lawan. Atmosfer kompetitif yang begitu intens seringkali jadi resep efektif untuk membuat rasa frustrasi memuncak begitu cepat, yang terkadang berakhir dengan tingkah laku yang toxic dan tidak menyenangkan. Terlepas dari apakah Anda termasuk pelaku atau seringkali jadi korban situasi seperti ini, ia membuat game tersebut tidak fun. Memahami hal tersebut, Blizzard menyuntikkan fitur baru ke dalam game shooter mereka – Overwatch.

Seperti nama fiturnya sendiri “Avoid as Teammate”, Overwatch memberikan sedikit opsi bagi gamer untuk menyaring pemain-pemain yang menurut mereka, pantas untuk dihindari. Dengan menggunakan opsi ini, Overwatch akan secara otomatis membuat Anda dan user yang Anda pilih untuk tidak akan pernah bermain di dalam satu tim yang sama. Setiap user punya opsi untuk memilih dua nama, yang masing-masing akan berlaku selama 7 hari. Setelah tujuh hari, Anda bisa memilih mereka kembali atau memasukkan nama baru. Gamer juga punya keleluasaan untuk mencabut nama-nama user ini kapanpun mereka inginkan, dan menggantinya dengan nama yang lain.

avoid as teammate
Dengan fitur baru – “Avoid as Teammate”, Anda bisa memasukkan 2 nama user yang Anda hindari sebagai anggota tim.

Menariknya lagi? Untuk memberikan gambaran lebih jelas untuk tingkah laku Anda, gamer yang sering mendapatkan laporan “Avoid as Teammate” juga akan mendapatkan peringatan. Mereka yang sampai mendapatkan peringatan seperti ini besar kemungkinan akan sulit mendapatkan matchmaking saat mengantri. Blizzard sendiri percaya bahwa sistem ini tidak akan membuat waktu antrian Anda, terutama di level skill menengah, akan terpengaruh. Sementara untuk skill level atas yang memuat jumlah pemain lebih sedikit, konsekuensinya akan lebih kentara.

Fitur yang satu ini tentu saja terhitung menarik, apalagi Blizzard membuka diri untuk menambahkan jumlah pemain yang bisa Anda hindari jika memang strategi ini terbukti efektif dan tidak memunculkan masalah baru. Sebuah fitur yang sepertinya, pantas untuk dilirik oleh game berbasis multiplayer yang lain. Time to try this on DOTA 2 and CS: GO, Valve?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…