Review A Way Out: Game Multiplayer Tiada Dua!

Reading time:
March 27, 2018
A Way Out jagatplay 14

Apa game paling unik yang pernah Anda mainkan selama lima tahun terakhir ini? Pertanyaan pendek dan singkat ini mungkin terlihat sederhana, tetapi cukup untuk membuat otak Anda berputar keras untuk mencari jawabannya. Mengapa demikian? Karena percaya atau tidak, sebagian besar dari game yang Anda cicipi dan berakhir Anda cintai, merupakan penyempurnaan dari sebuah genre yang sebenarnya sudah eksis begitu lama. Bahwa yang Anda temukan adalah sebuah permak ulang dari formula yang sudah jelas sepak terjangnya, yang kemudian dibumbui dengan kepadatan konten dan fitur lebih mumpuni, yang pada akhirnya mempercantik sisi kualitas secara keseluruhan. Tetapi harus diakui, semuanya berputar pada sebuah formula serupa yang sudah diimplementasikan sejak beberapa generasi yang lalu. Terkadang, Anda akan menemukan satu atau dua buah game berbeda dan unik yang pantas untuk menarik perhatian.

Jika Anda termasuk gamer yang mencari sensasi gaming yang berbeda tersebut, maka Anda sepertinya tidak akan asing lagi dengan judul game – A Way Out. Diracik oleh Hazelight, studio developer yang dipimpin oleh Josef Fares yang notabene juga merupakan sineas film, A Way Out yang berdiri di bawah bendera EA sebagai publisher ini memang menarik perhatian sejak ia diperkenalkan untuk pertama kalinya. Apa pasal? Karena beragam kebijakan yang ia suntikkan, di luar cerita yang diklaim akan jadi salah satu kekuatan utama. Salah satu yang menarik adalah fakta bahwa ia harus dimainkan secara multiplayer. Anda tidak bisa memainkannya seorang diri, ia juga tidak mendukung fitur AI, Anda harus memainkannya bersama dengan satu teman Anda yang lain, bagaimana pun caranya. Sebuah pendekatan penuh resiko yang bisa membuat A Way Out tampil memesona, atau sebaliknya, hancur berantakan. Berita baiknya? Untungnya, kata pertamalah yang dominan menghiasi apa yang kami rasakan ketika mencicipinya.

Jadi, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Way Out ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game multiplayer yang tiada duanya? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

(Special thanks untuk Rifky Irpan Ramadhan aka Reifin yang sudah menjadi partner in crime selama proses review game ini)

Plot

A Way Out jagatplay 3
Masing-masing user akan memainkan satu karakter dengan latar belakang cerita berbeda: Vincent atau Leo.

Maka seperti yang kami bicarakan sebelumnya, mengingat statusnya sebagai game multiplayer kooperatif dua orang, maka dua karakter pula lah yang diposisikan sebagai karakter utama di A Way Out ini. Dan berdasarkan kesepakatan bersama, player manapun bebas untuk memilih menggunakan karakter yang mana.

Di satu sisi, Anda bertemu dengan Leo Caruso – seorang pelaku kriminal keturunan Italia yang harus “menikmati” masa tahanan selama 8 tahun penjara. Ia tertangkap saat transaksi jual-beli sebuah berlian bernilai tinggi yang ia lakukan berakhir buruk. Sementara di sisi lain, ada Vincent Moretti yang siap untuk memulai masa tahanan 14 tahunnya. Ia dipenjara karena terlibat dalam kasus pencucian uang. Leo sendiri sudah berada di tahanan, ketika Vincent masuk untuk pertama kalinya. Dalam waktu singkat, dengan nasib yang sepertinya membuat keduanya terikat satu sama lain, Leo dan Vincent pun harus saling bahu-membahu untuk bertahan hidup di penjara yang keras.

A Way Out jagatplay 12
“Terjebak” di penjara yang sama, Leo dan Vincent menemukan bahwa takdir mereka berkaitan satu sama lain.
A Way Out jagatplay 34
Berusaha melarikan diri bersama, keduanya ternyata punya satu target musuh yang sama.

Namun semuanya berubah ketika Leo ternyata sudah menyusun rencana cukup matang sembari memperlihatkan keterdesakan untuk segera keluar dari penjara. Rencana yang akhirnya diketahui oleh Vincent, yang secara otomatis juga ikut terlibat. Mengumpulkan apapun yang mereka butuhkan untuk bergerak menembus dinding penjara yang ternyata memuat jalan untuk itu, keduanya pun mulai beraksi. Anehnya lagi? Motivasi keduanya untuk keluar penjara ternyata didorong oleh satu movitasi yang sama. Baik Leo ataupun Vincent ternyata menjadikan seseorang bernama Harvey sebagai target. Bagi Leo, Harvey adalah partner yang mengkhianatinya, sementara bagi Vincent, ia adalah tangan di balik peluru yang menembus kepala adik yang ia cintai.

Maka usaha untuk keluar dari penjara tersebut tidak lagi soal melarikan diri, tetapi usaha untuk menghadirkan keadilan secepatnya bagi apa yang sudah dilakukan Harvey pada keduanya. Usaha untuk tidak lagi berperan sebagai ayah atau suami untuk keluarga masing-masing, tetapi sepasang malaikat pencabut nyawa yang siap terbang melintasi negara untuk menemukan otak di balik kehidupan penjara mereka.

A Way Out jagatplay 55
Harvey – sang “misi” Leo dan Vincent.
A Way Out jagatplay 67
Mampukah keduanya mencapai apa yang mereka inginkan?

Lantas, bagaimana petualangan Leo dan Vincent akan berakhir? Siapa pula Harvey? Mampukah keduanya membalas dendam? Jawaban dari pertanyaan tersebut tentu saja bisa Anda dapatkan dengan memainkan A Way Out ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…