Square Enix Ingin FF VII Remake Lampaui Versi Original

Reading time:
April 23, 2018

Berapa lama lagi sampai kita berkesempatan untuk mencicipi dan menikmati Final Fantasy VII Remake dengan mata dan kepala kita sendiri? Untuk saat ini, tidak ada yang tahu. Namun mimpi untuk melihat proyek yang sudah diumumkan sejak E3 2015 oleh Square Enix di panggung utama Square Enix tersebut dalam bentuk final sepertinya akan jadi penantian yang panjang. Bagaimana tidak? Setelah sempat memperlihatkan sedikit bentuk gameplay di awal, Square Enix akhirnya memutuskan untuk tidak lagi menugaskan CyberConnect2 sebagai developer yang bertanggung jawba untuk proyek ini. Mereka memilih untuk mengerjakannya secara internal dan mulai merekrut tenaga-tenaga baru untuk merampungkannya. Satu yang pasti, mereka punya ambisi besar dengan proyek yang satu ini.

Square Enix membuka lebih banyak lowongan pekerjaan untuk Final Fantasy VII Remake. Lewat iklan lowongan mereka, mereka juga mengungkapkan ambisi yang ingin mereka kejar dengan produk yang satu ini. Alih-alih sekedar melihatnya sebagai sebuah proyek “remake” belaka, mereka ingin menyamakannya dengan sebuah proyek game baru. Dengan staff-staff dari versi original yang berkumpul kembali untuk mengerjakannya, mereka berambisi untuk menciptakan sesuatu yang bahkan lebih baik dan melebihi apa yang ditawarkan oleh versi originalnya yang dilepas 20 tahun yang lalu. Square Enix menyebut proyek ini akan lebih susah daripada menciptakan judul game baru. Sebuah tantangan yang akan membuat seorang developer tumbuh.

Square Enix ingin proyek VII Remake melebihi dan melampaui kualitas versi original.

Lowongan ini menawarkan posisi untuk Battle Planner yang bertugas untuk menciptakan sistem pertarungan yang menggabungkan sistem Command dan cita rasa action, sekaligus Level Planner yang punya tanggung jawab untuk meracik ide desain level untuk setiap lokasi yang ada. Square Enix sendiri masih belum angkat bicara soal kapan kira-kira kita akan bisa melihat penampakan Final Fantasy VII Remake “baru” dari tim internal ini. Let the wait begins!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…