Mads: Death Stranding Butuh Kolaborasi Gamer Seluruh Dunia

Reading time:
May 25, 2018
death stranding3 600x338

Sebuah konsep yang tengah diuji coba, kita sepertinya bisa melihat apa yang sedang berusaha dijajal Hideo Kojima dengan MGS V: The Phantom Pain dan P.T. ketika ia masih berdiri di bawah bendiri raksasa Konami. P.T., misalnya tidak sekedar berfokus tampil sebagai game horror misterius untuk membuka tabir misteri soal proyek Silent Hills yang sayangnya, berujung dibatalkan saja.

Tetapi juga memuat puzzle yang begitu spesifiknya, ia butuh kerjasama gamer dari seluruh dunia. Begitu saja dengan Metal Gear Solid V: The Phantom Pain dimana satu-satunya cara untuk membuka ending rahasia yang ada hanyalah dengan memastikan semua gamer di seluruh dunia melucuti senjata nuklir mereka dari Motherbase. Dan konsep seperti inilah yang juga kabarnya akan ditawarkan oleh proyek terbaru Kojima – Death Stranding.

death stranding new 600x338
Mads Mikkelsen menyebut bahwa Death Stranding akan butuh kolaborasi gamer berbeda dari belahan dunia yang berbeda.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu aktor yang berperan di dalamnya – Mads Mikkelsen dalam wawancara terbarunya dengan majalah Total Film. Mikkelsen menyebut bahwa di luar proses mo-cap yang menarik, cerita Death Stranding ia akui sempurna. Kojima sudah berkali-kali berusaha menjelaskannya padanya, tetapi ia mengaku tetap bingung. Ia menyebut cerita Death Stranding terlalu indah dan terlalu gila di saat yang sama. Satu yang pasti, ia menyebut bahwa game ini akan butuh kolaborasi dari orang yang berbeda dari belahan dunia yang berbeda. Sebuah pendekatan yang disebut Mikkelsen, fantastis.

Kojima sendiri belum membuka tabir misteri terkait sepert apa gameplay Death Stranding itu sendiri. Setelah setidaknya tiga trailer terakhir yang dirilis, ia sudah memastikan akan membawa trailer teranyar untuk event E3 2018 mendatang. Can’t wait!

Source: GamesRadar

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…