Akhirnya, Shadow of War Buang Microtransactions!

Reading time:
July 17, 2018
Middle Earth Shadow of War jagatplay part 2 28 600x338 1

“Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,”, berapa sering Anda mendengar ucapan yang satu ini diutarakan? Bahwa untuk urusan untuk memperbaiki sesuatu, butuh waktu yang lebih lama selalu lebih baik daripada tidak melakukannya sedikit pun. Strategi inilah yang sepertinya hendak diusung oleh Monolith dan Warner Bros terkait game open-world berbasis LOTR mereka – Shadow of War. Walaupun mereka menawarkan sistem Nemesis yang lebih kaya dan kompleks di seri kedua ini, apalagi dengan fitur membangun pasukan untuk skala perang yang lebih luas, banyak yang menyayangkan “keserakahan” yang diperlihatkan WB oleh microtransactions yang ada. Hampir 1 tahun setelah ia dirilis, mereka akhirnya membenahi hal tersebut.

Sempat dikonfirmasikan dan dijanjikan beberapa waktu yanig lalu, Monolith Productions dan Warner Bros akhirnya memenuhi janji mereka. Patch terbaru yang mereka rilis hari ini akhirnya membuang semua konsep grinding dan microtransactions yang sempat sematkan sejak awal rilis. Tidak ada lagi market untuk membeli senjata ataupun Orc, dengan perubahan sistem yang kini juga memungkinkan Anda untuk memperkuat Orc yang berhasil Anda rekrut lewat resource mata uang in-game. Mereka juga mengubah konten end-game “Shadow War” dengan memperkecil jumlah perang yang harus dilalui serta penambahan konten cerita untuk membuatnya lebih kaya. Ada begitu banyak perubahan yang ditawarkan oleh patch ini.

Shadow of War jagatplay PART 1 207 1 600x338
Seperti yang sempat mereka janjikan sebelumnya, Shadow of War akhirnya membuang semua microtransactions lewat sebuah patch yang baru saja dirilis.

Anda yang tertarik untuk mengetahui perubahan apa saja yang mereka suntikkan bisa membaca Patch Notes tersebut di sini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik untuk menjajal kembali Shadow of War setelah update yang satu ini?

Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…