Penjualan Skin Pink Mercy Overwatch Berhasil Kumpulkan Donasi 182 Miliar Rupiah!

Reading time:
July 10, 2018

Di tangan yang tepat, popularitas yang berhasil diraih oleh sebuah produk tidak selalu hanya soal asosiasi kuat dengan jumlah keuntungan yang berhasil dicatat. Tidak sedikit pula yang menjadikannya sebagai ujung tombak untuk memberikan perubahan yang positif untuk dunia nyata, lewat serangkaian program donasi yang tepat sasaran. Salah satunya dilakukan Blizzard dengan game Overwatch mereka. Dengan komunitas yang jarang berkeberatan untuk menggelontorkan sedikit uang untuk membeli skin-skin karakter terbaru, Blizzard menempuh strategi yang sama untuk skin yang mereka beri nama Pink Mercy ini. Seperti yang bisa diprediksi, strategi ini berhasil.

Lewat pembelian skin Pink Mercy dan beragam hal yang terkait dengannya, Blizzard berhasil mendulang donasi tidak kurang dari USD 12,7 juta atau sekitar 182 Miliar Rupah! Sebuah angka yang tentu saja, tidak sedikit. Uang ini akan diarahkan untuk Breast Cancer Research untuk mengatasi masalah kanker payudara, yang kampanye-nya memang seringkali diasosiasikan dengan warna pink seperti halnya Pink Mercy itu sendiri. Mengingat bahwa 100% angka penjualan skin tersebut masuk ke donasi, ini juga membantu memberikan sedikit gambaran terkait potensi pendapatan yang bisa diraih Blizzard di Overwatch hanya lewat satu skin baru saja.

pink mercy
Penjualan skin Pink Mercy berhasil mengumpulkan donasi sekitar USD 12,7 juta untuk badan riset kanker payudara.

Overwatch sendiri baru saja mengeluarkan hero baru mereka – Hammond yang berbentuk Hamster dengan sebuah mecha yang ia kendarai. Dukungan konsisten lewat event dan hero baru memang membuatnya jadi game multiplayer kompetitif yang terus relevan hingga saat ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang sempat membeli skin Pink Mercy ini?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…