15 Monster Kolaborasi Monster Hunter Paling Diimpikan!

Reading time:
August 13, 2018
  1. Behemoth [The Mist]

behemoth the mist

Monster dari film barat yang menurut kami juga potensial adalah Behemoth dari film legendaris – The Mist. Monster yang bahkan di film-nya sendiri tidak banyak dijelaskan selain sebagai sumber segala jenis kekacauan yang muncul di sepanjang cerita. Capcom tentu saja butuh membuatnya lebih kecil dan lebih rasional untuk bisa dilawan oleh para Hunter. Namun kehadiran Behemoth versi The Mist ini bisa menghadirkan mekanik gameplay baru seperti di versi filmnya. Yang ada di pikiran kam? Membuat monster ini untuk terus mengeluarkan kabut yang tentu saja, membuat jarak pandang para Hunter menjadi sangat terbatas. Di tengah kondisi dimana Hunter dengan senjata range ataupun melee kesulitan, bahkan dari sekedar mencari posisinya, The Mist bisa terus mengeluarkan monster-monster kecil untuk ditundukkan. Sisanya?  Membuat “organ pembuat kabut” tersebut bisa dihancurkan untuk pertarungan lebih mudah.

  1. Thunderjaw [Horizon Zero Dawn]

thunderjaw

Membuat monster berbasis teknologi memang akan terasa tidak cocok dengan dunia Monster Hunter itu sendiri. Namun dengan event kolaborasi dan sedikit penjelasan yang bisa sedikit dirasionalisasi, Thunderjaw bisa muncul sebagai salah satu monster paling menantang di sepanjang sejarah Monster Hunter. Kita berbicara soal monster yang tidak hanya mampu menyerang dari jarak dekat dengan area serangan yang benar-benar luas saja, tetapi juga mampu menembakkan beragam serangan proyektil yang mampu membuat para Hunter kalang kabut. Mempertahankan sistem loot berbasis anggota badan yang jatuh juga bisa membuat kolaborasi Monster Hunter ini tampil lebih seru dan menegangkan. Sisanya? Membuatnya berukuran lebih besar sembari mempertahankan efek suara yang sama. Seperti pertempuran peradaban kuno melawan teknologi masa depan yang fantastis.

  1. King Ghidorah [Godzilla]

king ghidorah

Dari semua jenis monster yang sempat muncul di semua media, video game ataupun film, ditambah dengan mimpi sang developer yang ingin membawa Godzilla ke dalamnya, sulit rasanya bagi kami untuk tidak memimpikan sang naga kepala tiga – King Ghidorah ke dalam Monster Hunter itu sendiri. Capcom bisa mengadaptasikannya ke dalam dua cara – mempertahankan ukuran sembari membuat pertarungannya mirip dengan pertempuran melawan Elder Dragon – Zorah Magdaros yang membutuhkan kerjasama kooperatif dengan beragam senjata yang ada. Atau dengan membuatnya ke ukuran lebih kecil sembari mempertahankan semua hal yang membuat King Ghidorah tampil sebagai rival utama Godzilla. Cepat, kemampuan untuk terbang, serangan proyektifl, serangan melee, suara teriakan yang khas, hingga bar HP yang alot akan membuatnya tampil sebagai salah satu kolaborasi terbaik Monster Hunter yang pernah ada.

Di atas adalah 15 monster yang menurut kami, akan tampil maksimal jika berakhir menjadi konten kolaborasi Capcom untuk tidak hanya seri Monster Hunter World saja, tetapi di seri-seri Monster Hunter masa depan. Walaupun beberapa monster ini hadir dengan ukuran terlalu besar atau keunggulan dari sisi anatomi yang mungkin tidak rasional untuk muncul di game Monster Hunter, namun Capcom selalu punya ruang untuk memodifikasi dan mengadaptasikannya menjadi pertarungan monster yang selama ini kita kenal. Proses untuk adaptasi seperti ini memang bukan pekerjaan yang mudah, apalagi jika berbicara soal lisensi misalnya. Tetapi tetap saja, membayangkan dan memimpikan bagaimana monster-monster ini bisa menghadirkan tantangan ekstra yang belum pernah ada di Monster Hunter sebelumnya tentu saja, super menggoda.

Lantas, bagaimana dengan Anda sendiri? Dari semua jenis monster dari video game, film, ataupun anime, adakah monster yang Anda impikan akan menjadi konten kolaborasi Monster Hunter di masa depan? Feel free to comment and expand the list!

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…