COD: Black Ops 4 Jadi Rilis Digital Terbaik Activision Sepanjang Masa

Reading time:
October 15, 2018
black ops iiii

Penuh resiko. Dari sebuah franchise yang dikenal lewat kemampuan single-playernya menjadi sebuah game yang hanya menawarkan mode multiplayer saja, “kegilaan” itulah yang ditawarkan Activision dan Treyarch dengan seri Call of Duty terbaru, Black Ops 4. Sebagai ganti dari absennya mode single-player tersebut, mereka jatuh pada tren battle royale yang disebut sebagai “Blackout”. Kerennya lagi? Untuk membantu gamer mencicipinya sendiri sebelum mengambil keputusan hendak membelinya atau tidak, mereka juga sempat menyelenggarakan masa beta dua kali, untuk mode multiplayer konvensional dan juga Blackout itu sendiri. Sejauh ini, sepertinya strategi tersebut berhasil.

Walaupun penjualan fisik Call of Duty: Black Ops 4 turun jauh dibandingkan seri-seri sebelumnya, setidaknya dari data di pasar Inggris, game action multiplayer ini ternyata sukses di sisi digital. Tidak berbagi detail angka secara resmi, Activision menyebut Black Ops 4 sebagai rilis game digital hari pertama tersukses mereka sepanjang masa, mengalahkan rekor yang sempat dipegang oleh COD: WWII tahun lalu. Ia memecahkan rekor Playstation Store untuk penjualan hari pertama dan juga Xbox One itu sendiri. Sementara dari versi PC yang hanya tersedia di Battle.net, Black Ops 4 disebut-sebut terjual dua kali lipat dibandingkan dengan Call of Duty: WWII.

black ops 4
Activision menyebut bahwa rilis digital COD: Black Ops 4 adalah rilis hari pertama tersukses merkea sepanjang masa, mengalahkan COD: WWII.

GM Activision – Rob Kostich senang dengan hasil ini dan menyebut bahwa ini hanyalah awal dari “perjalanan” gamer bersama dengan Call of Duty: Black Ops 4. Saat ini ia sudah tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC (via Battle.net). Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang tengah memainkan game yang satu ini?

Source: Businesswire

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…