Studio Baru Square Enix di Bawah Tabata Alami Kerugian Besar

Reading time:
November 8, 2018
luminous productions

Luminous Productions, berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar dan masih mengingat nama yang satu ini? Jika Anda cukup mengikuti sepak terjang Square Enix selama setidaknya 6 bulan terakhir, maka Anda sepertinya tidak akan asing lagi. “Meminjam” nama yang sama dengan engine yang digunakan oleh Final Fantasy XV, Luminous Productions adalah studio internal terpisah yang berdiri di bahwa pimpinan Hajime Tabata. Selain informasi kecil yang satu ini, tidak ada lagi detail yang dibagi oleh Square Enix selama setidaknya setengah tahun terakhir. Satu yang kita tahu pasti, studio ini ternyata “memakan” uang besar dari Square Enix.

Nama Luminous Productions ternyata mengemuka di laporan finansial teranyar mereka. Sebagai studio yang didesain untuk meracik game AAA yang hingga saat ini belum jelas akan berujung pada produk apa, Luminous Productions ternyata terus menguras uang Square Enix. Selama kiprahnya sejak bulan Maret 2018 kemarin tanpa informasi produk seperti apa yang pantas untuk diantisipasi, Luminous Productions sudah menghabiskana biaya sekitar 3,7 milyar Yen atau sekitar USD 33 juta. Terlepas dari catatan tersebut, Square Enix tetap berkomitmen untuk menjadikan studio ini sebagai “rumah” untuk game AAA dengan skala besar.

aranea
Luminous Productions – studio internal baru Square Enix di bawah Tabata sudah menghabiskan tidak kurang dari USD 33 juta untuk proyek misterius yang belum diumumkan kepada publik.

Hingga saat ini, baik Square Enix, Luminous Productions, ataupun Hajime Tabata sendiri belum angkat bicara apa sebenarnya proyek belakang layar yang tengah mereka kerjakan dan menghabiskan biaya super besar ini selama setidaknya 6 bulan terakhir. Bagaimana menurut Anda? Kira-kira apa yang tengah dikerjakan Luminous Productions selama ini?

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…
December 13, 2021 - 0

Impresi FORSPOKEN: Gadis dengan Kekuatan Magis!

Sebuah produk yang unik, ini mungkin kata yang tepat untuk…
December 2, 2021 - 0

Review Battlefield 2042: Setengah Matang!

Bagi mereka yang mencintai FPS sebagai genre, Battlefield dari EA…
November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…