Hajime Tabata Ungkap Alasan Cabut dari Square Enix

Reading time:
December 17, 2018

 

final fantasy xv 1 600x338 1

Mengejutkan dan tidak pernah terprediksi sebelumnya, sosok tangan dingin Hajime Tabata lah yang bisa disebut sebagai “penyelamat” Final Fantasy XV. Setelah terkatung-katung untuk waktu yang sangat lama di bawah Tetsuya Nomura dengan nama Final Fantasy XIII Versus, pengambilalihan yang dilakukan Tabata langsung didorong untuk merampungkan game ini dalam hitungan beberapa tahun saja. Diberikan tanggung jawab ekstra untuk menjadi kepala studio internal baru – Luminous Productions dan mengerjakan DLC terbaru FF XV, Tabata justru berujung hengkang dan membentuk studio baru – JP Games. Apa yang sebenarnya terjadi?

Dalam sesi video terbarunya di NicoNicoLive, Tabata akhirnya angkat bicara. Ia menyebut bahwa dirinya dan Square Enix pisah baik-baik. Ia hengkang semata-mata karena tidak lagi memiliki motivasi untuk meneruskan apapun yang tengah ia kerjakan saat ini. Ia takut kondisi ini justru “menahan” anggota tim yang lain dan justru menimbulkan masalah. Oleh karena itu, ia cabut. Ia menegaskan bahwa kepergiannya tidak ada hubungannya dengan Final Fantasy XV ataupun DLC yang tengah dikerjakan oleh Luminous Productions di kala itu.

tabata
Tabata menyebut bahwa alasannya hengkang dari Square Enix karena ia tidak lagi punya motivasi untuk melanjutkan apapun yang tengah ia kerjakan.

Sementara untuk studio terbarunya – JP Games, Tabata menyebut bahwa progress studionya saat ini cukup baik. Ia sudah mulai memperkerjakan staff baru dan akan berusaha untuk tetap mempertahankan identitas studio kecil di masa depan. JP Games lahir dengan menggunakan uang personal Tabata tanpa campur tangan investor di luar. Walaupun belum angkat bicara soal game yang akan diracik perdana oleh studio ini, Tabata berencana untuk melahirkannya di pasar konsol, PC, dan juga smartphone.

Dengan pernyataan ini, maka alasan dibatalkannya DLC Final Fantasy XV menjadi terang benderang. Bahwa bukan karena DLC dibatalkan makanya Tabata hengkang, tetapi justru sebaliknya. Seperti apa kiprah JP Games nantinya? Kita tunggu saja.

Source: GearNuke

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 23, 2021 - 0

Review Death Stranding – Director’s Cut: Paket Baru Definisi Tinggi!

Antara Anda benar-benar menyukainya atau benar-benar membenci apa yang ia…
September 22, 2021 - 0

Review Kena – Bridge of Spirits: Kena Sihir Fantasi Elok!

Menarik adalah kata yang tepat untuk menjelaskan pilihan game-game yang…
September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…