Dauntless Pindah ke Epic Store

Reading time:
February 2, 2019
dauntless1

Berusaha menangkap pasar yang sempat “haus” karena absennya game Monster Hunter di pasar konsol dan PC di kala itu, Dauntless memang sempat menarik perhatian industri game. Ia mengusung mekanik yang solid untuk sebuah game yang berusaha menyerupai pengalaman Monster Hunter, lengkap dengan desain monster unik dan pendekatan visualisasi yang unik. Daya tariknya juga menguat lewat sistem distribusi free to play yang ia usung. Namun menariknya? Terlepas dari popularitasnya, Dauntless tak pernah mampir ke Steam karena alasan yang tak jelas. Mereka memiliki launchernya sendiri. Apakah mereka anti dengan portal distribusi seperti ini? Langkah terbaru yang mereka ambil sepertinya tidak mengindikasikan hal tersebut.

Secara mengejutkan, Dauntless mengumumkan perpindahan mereka ke Epic Store, melewatkan Steam begitu saja. Menurut sang developer – Phoenix Labs, perpindahan ini juga berarti proses migrasi konten dan profile user dari launcher mereka sendiri ke akun Epic Store itu sendiri. Semua progress user, friend list, guild, dan mata uang in-game yang sudah didapatkan di launcher lama akan pindah ke akun Epic Store secara otomatis. Ketika semua progress ini sudah selesai, Phoenix Labs akan mematikan launcher mereka sendiri.

dauntless
Dauntless akan pindah ke Epic Store dan melakukan proses migrasi tahun ini juga. Jika selesai, mereka akan mematikan launcher mereka sendiri.

Dauntless sendiri tidak angkat bicara apakah perpindahan ke Epic Game Store ini juga berarti bahwa mereka tidak akan pernah menyentuhkan kaki mereka ke Steam sama sekali. Di saat yang sama, Phoenix Labs menegaskan bahwa rencana rilis untuk versi konsol – Playstation 4 dan Xbox One di tahun 2019 tetap akan diteruskan.

Bagaimana dengan Anda sendiri terkait strategi agresif Epic Games untuk merekrut game-game besar ke Store mereka selama beberapa minggu terakhir ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…