Review Kingdom Hearts 3: Membuka Kembali Pintu Hati!

Reading time:
February 3, 2019
Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 74

Kingdom Hearts adalah sebuah game yang “aneh”, sebuah status yang tetap bertahan selama belasan tahun terakhir ini. Bagaimana tidak? Kita berbicara soal sebuah game yang cukup gila untuk menggabungkan dunia Final Fantasy dan Disney di satu ruang yang sama, membangun karakter original sebagai karakter utama, kemudian meracik plot yang membuat kedua dunia ini bertemu satu sama lain. Namun siapa yang menyangka, dengan kisah yang menguatkan diri pada peran persahabatan dan perjuangan melawan sesuatu yang terlihat mustahil untuk ditundukkan, Kingdom Hearts berujung jadi sebuah proyek yang sukses. Proyek sukses sama yang kemudian “jatuh” ke dalam plot super kompleks dengan begitu banyak seri sebelum pada akhirnya masuk ke seri utama terbaru – Kingdom Hearts 3.

Anda yang sudah membaca artikel preview kami sebelumnya tentu sudah punya gambaran yang lebih jelas terkait Kingdom Hearts 3. Implementasi Unreal Engine 4 sebagai basis akhirnya membawa game ini ke presentasi yang secara visual relevan dengan industri game saat ini. Kemampuannya untuk mempresentasikan beragam dunia Disney yang masing-masing punya gaya visual mereka sendiri-sendiri, dari yang punya cita rasa kartun kental hingga yang benar-benar realistis dilakukan dengan baik di seri ketiga ini. Tentu saja, Square Enix juga menyuntikkan mekanik baru bagi pertarungan Sora, dari kemampuan untuk menggonta-ganti Keyblade hingga menggunakan beragam serangan spesial berbasiskan atraksi yang ada. Kesan pertama yang ia tawarkan memang positif.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kingdom Hearts 3? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang kembali membuka pintu hati? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 6
Melanjutkan langsung cerita yang ada, Anda akan melanjutkan kisah Sora yang kini semakin dekat dengan pertarungan melawan Xehanort.

Jika Anda bertanya pada sebagian gamer yang mencintai Kingdom Hearts soal aspek yang menurut mereka paling kompleks terkait franchise ini, maka Anda akan menemukan satu kata – “PLOT”. Benar sekali, kisah terkait kolaborasi dunia Final Fantasy dan Disney ini jatuh ke dalam pusaran kompleksitas seiring dengan jumlah seri yang tersedia di pasaran, lintas platform. Ingat, tidak ada seri “Spin-off” di Kingdom Hearts. Semua seri yang bukan seri utama sekalipun, termasuk game mobile-nya berkontribusi pada plot yang akhirnya, meruncing ke seri ketiga ini.

Kingdom Hearts 3 adalah akumulasi dari semua benang merah yang begitu kusut ini dan diposisikan sebagai sekuel langsung dari apa yang terjadi di Kingdom Hearts: Dream Drop Distance. Sora akhirnya berhadapan dengan sang musuh – Xehanort yang baru saja menjelajahi waktu untuk mengumpulkan 13 sosok kegelapan untuk sebuah motivasi yang jelas – mencari tahu dan menguasai isi sebuah entitas misterius bernama Kingdom Hearts. Sementara di sisi lain, di sisi cahaya, perjuangan untuk mengumpulkan 7 Ksatria Keyblade untuk menghadapi 13 sosok Kegelapan ini pun dimulai!

Kingdom Hearts 3 jagatplay part 2 127
Di tengah keberhasilan Xehanort mengumpulkan 13 Kegelapan, Sora dkk masih harus menemukan sisa Keyblade Warrior yang akan mewakili sisi cahaya itu sendiri.
Kingdom Hearts 3 jagatplay part 2 161
Pertarungan yang sudah “digoda” dari beberapa seri sebelumnya akhirnya akan terjadi!

Bagi Sora yang gagal untuk ujian “Mastery” nya sebagai seorang Keyblade Wielder, ia harus membangkitkan kembali kekuatan utamanya yang sempat terlupakan karena kejadian di seri-seri sebelumnya. Bersama Donald dan Goofy, ia harus mengunjungi kembali dunia-dunia Disney yang ada, baik baru ataupun lama untuk menemukan “kata kunci” demi membangkitkan kekuatannya. Di sisi yang sama, dengan sudah berkumpulnya setidaknya 5 orang Keyblade Wielder – Sora, Riku, Mickey, Lea (Axel), dan Kairi, sisi cahaya masih harus mengumpulkan lagi 2 orang yang sudah ditakdirkan tersebut. Seperti yang bisa diprediksi, kedua orang tersebut adalah Ksatria Keyblade “senior” mereka – Aqua dan Ventus yang kini terjebak di dua lokasi yang berbeda.

Sementara itu, plot yang lain juga ikut berjalan. Baik Maleficent dan Pete yang merupakan tokoh antagonis di seri pertama kini terlibat dalam aksi pencarian sebuah “Kotak Hitam” misterius dengan mengunjungi setiap dunia yang mereka kenali. “Kotak Hitam” yang sama ini ternyata juga menjadi motivasi pergerakan anggota baru “13 Kegelapan” aka New Organization XIII yang sepertinya juga tertarik dengan objek yang sama. Misteri ini terselubung dengan pergerakan begitu banyak variasi Xehanort yang kini mulai tidak ragu menampakkan diri di hadapan Sora.

Kingdom Hearts 3 jagatplay part 2 160
Lantas, bagaimana pertarungan yang sudah ditakdirkan ini akan berakhir?

Lantas, bagaimana petempuran antara 7 cahaya dan 13 kegelapan ini akan berakhir? Apa juga yang menjadi motivasi Xehanort? Apa isi Kingdom Hearts yang sebenarnya? Bagaimana semua plot super kompleks tersebut akan berakhir? Anda tentu saja harus memainkan Kingdom Hearts 3 (dan mungkin semua Kingdom Hearts yang lain) untuk bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang satu ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…