Review Kingdom Hearts 3: Membuka Kembali Pintu Hati!
Kesimpulan

Belasan tahun menunggu, beberapa seri meluncur untuk mengisi kekosongan cerita, dan angka “3” di belakang nama Kingdom Hearts tersebut akhirnya tiba di tangan Anda, rampung. Sebagai gamer yang sudah lama menantikan seri ini, ia bukanlah sebuah game yang sempurna. Namun apa yang ia tawarkan, terutama dari cerita yang masih emosional, presentasi visual dan audio yang tetap mengagumkan, animasi pertarungan yang lebih halus, hingga kisah yang akhirnya meluruskan begitu banyak benang kusut dari kompleksitas seri sebelumnya membuat seri ketiga ini berujung fantastis. Kami bahkan tidak takut untuk menyebut bahwa ada beberapa momen yang sempat membuat kami menitikkan air mata karena kuatnya emosi yang mengalir. Semuanya dipadukan dengan identitas khas Kingdom Hearts yang begitu kuat.
Namun tentu saja, seri ini tidak bisa dibilang sempurna. Dari fakta bahwa ia tidak bersahabat untuk gamer pendatang baru, hingga tingkat kesulitan yang terasa begitu “memanjakan” dan penyampaian cerita yang kurang elegan, Kingdom Hearts 3 memang menyimpan beberapa pendekatan kreatif yang memicu tanda tanya apalagi jika dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya. Ditambah dengan desain yang terasa kurang kreatif di beberapa dunia Disney yang baru ini, ada kesan yang kuat bahwa terlepas dari penantian yang sudah begitu lama, ia dikerjakan dengan terburu-buru terutama untuk menutup kisah Xehanort ini. Sesuatu yang tentu saja sangat disayangkan.
Tetapi seperti yang bisa Anda prediksi, tidak ada alasan untuk tidak melirik Kingdom Hearts 3 ini. Bagi gamer yang sudah menikmati Kingdom Hearts selama ini, ini adalah kisah penutup yang akan meluruskan benang merah dan kompleksitas cerita yang sudah terbangun selama belasan tahun. Bagi gamer pendatang baru, selama Anda setidaknya mempersiapkan diri terlebih dahulu, Anda akan tetap menikmatinya lewat sensasi pertarungan cepat dan halus yang berada di atas kualitas game-game action RPG pada umumnya.
Kelebihan
- Benang kusut cerita yang akhirnya lurus
- Scene emosional bekerja dengan sangat baik
- Visual terlihat memesona
- OST by Utada Hikaru
- Formchange membuat pertarungan terasa lebih destruktif dan cepat
- End-game Content masih menarik untuk dikejar
- Variasi gameplay membuat konten tidak repetitif
- Dunia lebih luas dan memanjakan mata
- Gummi Ship berujung adiktif
Kekurangan

- Tidak bersahabat untuk gamer pendatang baru
- Beberapa desain dunia dan kostum terasa setengah hati
- Penyampaian cerita, terutama di bagian akhir, terasa kurang elegan
- Tingkat kesulitan tidak terasa relevan
- Beberapa momen terasa tidak cocok dengan musik latar belakang yang terus mengalun
Cocok untuk gamer: yang mengikuti seri Kingdom Hearts selama ini, menginginkan game action RPG seru (selama meluangkan waktu memahami ceritanya)
Tidak cocok untuk gamer: yang menolak untuk mengikuti atau mempelajari cerita Kingdom Hearts sejak awal lewat media manapun, yang benci dengan plot kompleks
RAW Screenshot (PART 2)



































