Gaji Rata-Rata Karyawan Nintendo Jepang 94 Juta Rupiah / Bulan

Reading time:
March 4, 2019
nintendo japan

Industri game adalah sebuah industri yang besar dengan popularitas yang kian meningkat dari tahun ke tahun. Lihat saja bagaimana miliaran USD dihabiskan setiap tahunnya untuk keperluan belanja video game, dari perangkat keras sampai perangkat lunak di Amerika Serikat. Perusahaan yang berkecimpung di belakang layar, baik developer dan publisher, hingga perusahaan peracik konsol juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebagian besar dari mereka memuat lebih dari ribuan karyawan yang tersebar secara global. Menjadi salah satu perusahaan video game paling tua di industri game, tentu menarik untuk melihat “kehidupan” para pekerja di Nintendo Jepang, terutama soal gaji.

Siapa yang menyangka bahwa Nintendo Jepang ternyata cukup terbuka untuk berbagi informasi tersebut, terutama untuk para tenaga kerja baru yang tertarik untuk bergabung di dalamnya. Informasi tersebut ditangkap oleh analis ternama – Daniel Ahmad (@ZhugeEx) yang kemudian membaginya via akun Twitter. Lantas, apa yang menarik darinya?

Nintendo Jepang saat ini ternyata memiliki sekitar 2,271 orang karyawan dengan usia rata-rata sekitar 38,6 tahun. Tidak banyak “kutu loncat”, rata-rata masa kerja karyawan ini menyentuh angka 13,5 tahun dengan waktu kerja rata-rata sekitar 7 jam dan 45 menit setiap harinya. Yang menarik tentu saja adalah gaji. Pendapatan rata-rata karyawan Nintendo Jepang saat ini berada di angka USD 80.000 atau sekitar 1,1 Miliar Rupiah setiap tahunnya. Jika dibagi per bulan, maka rata-rata gaji mereka berada di angka sekitar 94 juta Rupiah setiap bulannya. Sebuah angka yang tentu saja tidak sedikit. Ia bahkan lebih tinggi dibandingkan gaji tahunan rata-rata pekerja di Amerika Serikat.

Sayangnya, mereka sendiri tidak berbagi informasi yang serupa untuk Nintendo of America dan Nintendo of Europe yang pengaruhnya tidak kalah signifikan. Bagaimana dengan Anda sendiri? Jika kesempatan datang, tertarik untuk bekerja di Nintendo Jepang?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…