Tarik PUBG dari China, Tencent Luncurkan Game “Pengganti” – Game for Peace

Reading time:
May 8, 2019

Merilis sebuah video game untuk kepentingan komersial memang bukan pekerjaan mudah. Bagi developer / publisher luar, kerjasama dengan perusahaan lokal adalah sesuatu yang diwajibkan untuk memungkinkan produk mereka bisa masuk ke negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia tersebut.

Sementara bagi perusahaan lokal, mereka juga harus memastikan bahwa game yang mereka usung mengikuti syarat dan ketentuan berlaku permintah setempat, yang terkadang bisa berujung mengubah konten di dalam game itu sendiri. Masalah kekerasan penuh darah yang dianggap bertentangan dengan nilai sosialis China lah yang membuat Tencent tak kunjung bisa mengoptimalkan potensi PUBG di pasar lokal. Hingga cukup untuk membuat mereka angkat tangan.

Tencent secara tiba-tiba mengumumkan pembatalan rilis PUBG untuk pasar China. Sebagai gantinya? Mereka menawarkan sebuah game “alternatif” yang bisa disimpulkan sebagai klon PUBG, namun dengan sensor dan konten yang disesuaikan dengan tuntutan pemerintah China. Di Game for Peace, Anda kini berperan sebagai prajurit China dengan nilai patriotisme di dalamnya. Tidak ada lagi efek darah, dan karakter yang mati kini tidak berubah jadi mayat. Mereka yang tertembak dan kalah akan berlutut dan memberikan loot sembari melambaikan tangan, mengucapkan selamat tinggal, sebelum hilang dari peta.

game for peace
Game For Peace bisa disedehanakan sebagai “PUBG” yang sudah mengikuti syarat dan ketentuan nilai sosialis pemerintah China.
. Mereka yang tertembak dan kalah akan berlutut dan memberikan loot sembari melambaikan tangan, mengucapkan selamat tinggal, sebelum hilang dari peta

Kerennya lagi? Tencent juga memindahkan semua data gamer dari PUBG ke Game of Peace ini, membuat gamer yang sudah menginvestasikan begitu banyak waktu mereka akan bisa langsung melanjutkannya. Aksi rilis “versi PUBG dengan kearifan pemerintah China” ini kabarnya dilihat sebagai sesuatu yang positif, yang juga digambarkan dengan naiknya harga saham Tencent itu sendiri.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah rilis ulang dan ganti nama yang dilakukan Tencent ini terkesan malas atau cerdas?

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…