70% Gamer Eropa Tidak Tertarik Layanan Streaming Game ala Google Stadia

Reading time:
June 27, 2019
google stadia 600x337 1

Seperti apa masa depan industri game? Beberapa perusahaan raksasa yakin kuncinya terletak pada satu kata – streaming. Jadi alih-alih membeli konsol dan game dengan cara konversional, Anda kini hanya perlu membayar sejumlah uang untuk layanan cloud gaming yang akan memungkinkan Anda untuk memainkan game favorit Anda dengan device pintar manapun, kapanpun. Pembicaraan terkait layanan streaming game seperti ini meningkat setelah Google memutuskan untuk terjun langsung lewat proyek Stadia mereka. Namun apakah gamer tertarik? Survei terbaru yang dilakukan GameTrack di wilayah Eropa membuktikan sebaliknya.

Melakukan survei di 4 negara besar Eropa: Inggris, Perancis, Jerman, dan Spanyol, hampir 70% gamer yang mereka tarik pendapatnya mengaku tidak tertarik untuk menggunakan layanan streaming game / cloud gaming ala Google Stadia, Playstation Now, ataupun Microsoft xCloud. Hanya 3% saja yang mengaku sangat tertarik. Dari keempat negara tersebut, Inggris menjadi populasi dengan jumlah “tertarik” paling banyak sementara Jerman di posisi sebaliknya. Namun sebagian besar gamer mengaku akan lebih tertarik jika layanan tersebut memungkinkan mereka untuk mengunduh data kontennya ke harddrive.

project xcloud microsoft
Survei terbaru di 4 negara Eropa menyebut bahwa 70% gamer di sana tidak tertarik menjajal layanan cloud gaming / streaming game.

Seiring dengan waktu berjalan, layanan cloud gaming / streaming game memang menjadi sebuah tren yang tidak lagi terbantahkan. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang tertarik atau tidak tertarik?

Source: GamesIndustry.biz

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…