Super Smash Bros. Ultimate Jadi Game Fighting Terlaris Sepanjang Masa

Reading time:
November 4, 2019
smash bros ultimate1

Tidak mudah meracik sebuah game fighting yang menyenangkan dan bisa dinikmati oleh para newbie, tetapi juga punya lapisan kedalaman tersendiri untuk didalami mereka yang menginginkan sensasi kompetitif yang lebih kental. Salah satu yang berhasil melakukannya? Tentu saja Nintendo dengan Super Smash Bros. yang salah satu seri lawasnya yang bahkan masih dipertandingkan di event game fighting tahunan – EVO. Untuk seri terbarunya – Ultimate yang sepertinya namanya, memang didesain sebagai seri Super Smash Bros. terlengkap, ia bahkan berkembang lebih populer.

Super Smash Bros. Ultimate kini digadang sebagai game fighting paling laris sepanjang masa, setelah data penjualan terakhir Nintendo menyebut bahwa dalam usianya yang mendekati 1 tahun, ia berhasil mencatatkan angka penjualan hingga 15,71 juta kopi. Angka tersebut cukup untuk menundukkan game fighting “terlaris” yang kini harus puas di posisi kedua – Street Fighter II, yang di sepanjang sejarahnya, terjual sekitar 15,5 juta kopi. Mengingat posisi Smash Bros. Ultimate sebagai game eksklusif yang tersedia di satu platform saja, prestasi ini kian mengagumkan.

smash bros ultimate
Terjual 15,7 juta kopi, Super Smash Bros Ultimate kini berhak atas predikat game fighting terlaris sepanjang masa, mengalahkan Street Fighter II.

Walaupun demikian, tidak sedikit pula gamer yang merasa bahwa perbandingan ini tidak lah pantas mengingat alih-alih game fighting serius, Super Smash Bros. Ultimate dianggap lebih cocok dimasukkan ke dalam kategori sebuah game party. Bagaimana menurut Anda sendiri? Pantaskah Super Smash Bros. Ultimate masuk ke dalam kategori game fighting dan berhak atas predikat game fighting terlaris ini?

Source: Digital Trends

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…