Review Monkey King – Hero is Back: Seekor Kera, Terpuruk, Terpenjara Dalam Gua..

Reading time:
November 14, 2019

Kesimpulan

Monkey King Hero is back jagatplay 86
Bukan berarti Monkey King: Hero is Back adalah sebuah game buruk. Hanya saja kombinasi yang ia usung membuatnya terasa seperti sebuah game action standar (atau sedikit di bawah standar) yang tak punya banyak pesona dan identitas unik untuk membuatnya terasa istimewa. Untuk saat ini, tak ada alasan untuk meliriknya.

Di tengah begitu banyaknya game action super memuaskan di tahun 2019 ini, seperti Astral Chain dari Platinum Games misalnya yang berhasil mengkombinasikan visual dan animasi indah dengan sensasi pertarungan yang cepat dan intens, Monkey King: Hero is Back berakhir terasa seperti game budget rendah yang sepertinya butuh lebih banyak proses belajar dan penelitian untuk memahami apa yang seharusnya tersedia di sebuah game action. Untuk saat ini, ia terasa seperti sebuah proyek yang sengaja didesain untuk pasar lokal Tiongkok, memanfaatkan popularitas sang versi film yang kabarnya “mendulang emas”. Untuk gamer di luar region China yang sama sekali tidak punya keterkaitan emosional dengan film yang dimaksud, ia menjadi game action tanpa nyawa yang tak punya banyak daya tarik.

Maka seperti yang bisa diprediksi, ada begitu banyak kelemahan yang pantas untuk dibicarakan dari game yang satu ini. Salah satu yang paling fatal tentu saja fakta bahwa untuk sebuah game yang menjual dirinya sebagai “game action”, ia sama sekali tidak terasa seperti sebuah game action yang seharusnya. Animasi kaku, absennya animation cancel, tidak adanya serangan kombinasi, variasi minim musuh yang tak butuh banyak strategi untuk ditundukkan, menghasilkan sensasi pertarungan yang sama sekali tidak memuaskan. Kesemuanya dibungkus dengan sistem stealth yang juga terasa tidak berimbang dan konsisten, membuat kesan “murahan” proyek yang satu ini mengalir kentara.

Ini bukan berarti Monkey King: Hero is Back adalah sebuah game buruk. Hanya saja kombinasi yang ia usung membuatnya terasa seperti sebuah game action standar (atau sedikit di bawah standar) yang tak punya banyak pesona dan identitas unik untuk membuatnya terasa istimewa. Untuk saat ini, tak ada alasan untuk meliriknya.

Kelebihan

Monkey King Hero is back jagatplay 5
Beberapa cut-scene pantas diacungi jempol.
  • Cut-scene yang ditawarkan cukup keren
  • Sistem magic yang terasa unik

Kekurangan

Monkey King Hero is back jagatplay 35
Loading screen bahkan ketika hendak masuk rumah dengan ruang sekecil ini? C’mon..
  • Loading screen saat transisi area
  • Animasi kaku
  • Sensasi pertarungan tidak memuaskan
  • Gameplay terasa repetitif
  • Variasi musuh terbatas dan tidak butuh banyak strategi untuk ditundukkan
  • Tanpa sistem serangan kombinasi Normal + Heavy Attack
  • Cerita tidak se-epik mitologi yang seharusnya
  • Voice acting super datar

Cocok untuk gamer: yang tidak berkeberatan dengan sensasi action standar, penggemar Kera Sakti

Tidak cocok untuk gamer: yang menginginkan game action intens, menginginkan kisah mitologi Kera Sakti yang seharusnya.

RAW Screenshot

(4K dengan Playstation 4 PRO)

Monkey King Hero is back jagatplay 4 1 Monkey King Hero is back jagatplay 9 1 Monkey King Hero is back jagatplay 10 1 Monkey King Hero is back jagatplay 12 1 Monkey King Hero is back jagatplay 16 Monkey King Hero is back jagatplay 23 Monkey King Hero is back jagatplay 24 1 Monkey King Hero is back jagatplay 32 Monkey King Hero is back jagatplay 47 1 Monkey King Hero is back jagatplay 49 1 Monkey King Hero is back jagatplay 53 Monkey King Hero is back jagatplay 62 1 Monkey King Hero is back jagatplay 71 1 Monkey King Hero is back jagatplay 74 Monkey King Hero is back jagatplay 77 Monkey King Hero is back jagatplay 83 Monkey King Hero is back jagatplay 86 1 Monkey King Hero is back jagatplay 91 Monkey King Hero is back jagatplay 92 1 Monkey King Hero is back jagatplay 94 Monkey King Hero is back jagatplay 97
Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…