Dragon Ball Z: Kakarot Tembus 1,5 Juta Kopi di Minggu Pertama

Reading time:
February 11, 2020
Dragon Ball Z kakarot jagatplay part 2 29

Nostalgia adalah sebuah motivasi belanja yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Industri game sepertinya menjadi bukti nyata untuk itu dimana ada begitu banyak proyek remaster dan remake yang dihadirkan selama beberapa tahun terakhir berujung laku di pasaran, terlepas dari apakah ia menawarkan konten baru di dalamnya atau tidak. Yang menarik? Nostalgia tidak selalu harus muncul dari sebuah video game lawas yang sempat mengemuka sebelumnya. Ia justru bisa muncul dari sang sumber materi yang mungkin sudah berusia tua, namun ditawarkan kembali dalam format yang baru. Hal inilah yang dilakukan Bandai Namco dan CyberConnect2 dengan Dragon Ball Z: Kakarot.

Sensasi nostalgia yang dijadikan sebagai daya tarik utama ini memang sudah tercermin jelas lewat pendekatan narasi marketing sejak awal pengenalan, terutama di pasar Jepang. Pertanyaannya kini, apakah hal tersebut cukup efektif? Terlepas dari sudah berulang kalinya kisahnya diceritakan, Dragon Ball Z: Kakarot ternyata menuai sukses! Dalam laporan finansial terbaru mereka, Bandai Namco menyebut bahwa game ini berhasil terjual sekitar 1,5 juta kopi lintas platform hanya dalam waktu 1 minggu saja! Bandai Namco menargetkan ekstra 500 ribu kopi terjual sebelum tahun 2020 berakhir.

Dragon Ball Z Kakarot part 1 jagatplay 147
Bandai Namco mengumumkan bahwa DBZ: Kakarot berhasil terjual 1,5 juta kopi di minggu pertama!

Untuk sebuah game lawas dengan cerita yang sudah disampaikan beragam kali dalam varian format, apa yang berhasil dicapai Dragon Ball Z: Kakarot ini tentu pantas dipuja-puji. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang ikut berkontribusi dalam angka 1,5 juta kopi ini?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…