Cyberpunk 2077 Akan Disensor di Jepang

Reading time:
June 30, 2020
Cyberpunk2077 Digital satori RGB

Jepang memang jadi negara yang unik untuk urusan sensor atas nama moral. Di satu sisi, sepertinya sulit untuk menyangkal bahwa ia menjadi salah satu “pusat” film dewasa yang terus ditelurkan dan beredar di dunia maya. Sementara di sisi lain, negeri matahari terbit ini juga menjadi salah satu yang paling ketat ketika berbicara soal visualisasi alat kelamin dan konten brutalitas yang terlalu eksplisit. Untuk urusan ini, video game seringkali menjadi sasaran sensor, seperti yang selalu terjadi dengan seri Resident Evil misalnya. Kini kebijakan yang sama juga akan diterapkan untuk game action RPG terbaru dari CD Projekt Red – Cyberpunk 2077.

Jepang akan menerapkan sensor untuk konten Cyberpunk 2077, yang membuat kontennya berujung lebih “halus” dibandingkan dengan rillis versi barat. Seperti yang bisa diprediksi, sensor ini akan diaplikasikan untuk banyak aspek ketelanjangan dan brutalitas. Sensor tersebut akan berujung:

Cyberpunk2077 Max Tac prevention at RGB
Cyberpunk 2077 versi Jepang akan hadir tanpa konten ketelanjangan dan brutalitas eksplisit.
  • Penambahan celana dalam untuk karakter pria / wanita yang tengah telanjang
  • Konten seksual eksplisit akan di-revisi
  • Konten brutalitas seperti mutilasi dan isi tubuh yang keluar akan di-revisi
  • Semua konten billboard / graffiti yang memperlihatkan alat kelamin akan dibuang

Sayangnya, belum ada informasi ekstra apakah negara yang lain juga akan mengaplikasikan sensor yang sama di versi Cyberpunk 2077 mereka.

Cyberpunk 2077 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 19 November 2020 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, Google Stadia, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang masih menantikan game action RPG ini?

Source: press-start.com.au

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…