Luminous Engine Pamerkan Teknologi Bangun Dunia

Reading time:
September 3, 2020

Ambisi Square Enix untuk mendorong Luminous Engine ke industri game memang sempat menuai keraguan setelah Final Fantasy VII Remake di saat proses pengembangan berlangsung, memutuskan untuk beralih ke Unreal Engine 4. Menariknya, mereka sebenarnya jauh dari kata menyerah. Dengan dibangunnya studio baru – Luminous Productions yang akan terus mengeksplorasi dan menyempurnakan engine propietary mereka ini, game teranyar Square Enix – Project Athia juga akan diracik menggunakan engine yang satu ini. Kini, lewat sebuah video terbaru, mereka memamerkan apa yang bisa ia lakukan.

Setelah sempat melepas sebuah trailer terpisah untuk memperlihatkan implementasi ray-tracing yang juga didukung olehnya, Luminous Engine kini melepas sebuah video presentasi baru yang difokuskan pada satu aksi – kemudahan membangun dunia. Fitur auto-generate ini akan membuat dunia berbasis Luminous Productions tidak hanya indah, tetapi juga mudah diracik. Visi mereka adalah meracik dunia open-world yang terasa penuh dan natural di saat yang sama, yang tentu saja sejalan dengan apa yang diinginkan oleh si developer game itu sendiri. Video ini mereka presentasikan untuk ajang CEDEC2020.

Luminous Engine
Lewat sebuah video terbaru, Luminous Engine memamerkan teknologi bangun dunia yang ia usung.

Square Enix sendiri belum mengumumkan proyek game lain berbasis Luminous Engine selain Project Athia yang masih menyisakan banyak misteri untuk saat ini. Satu yang pasti, engine ini sudah pasti sudah siap untuk diimplementasikan untuk platform generasi selanjutnya. Apakah engine ini akan berujung populer di masa depan? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…