Ubisoft Ganti Nama Gods & Monsters Karena Ditentang Minuman – Monster Energy

Reading time:
September 15, 2020

Beberapa menyukai perubahan nama yang mereka umumkan, namun tidak sedikit pula yang merasa bahwa nama sebelumnya terdengar lebih representatif, terlepas dari opini yang tercipta, game Gods & Monsters milik Ubisoft kini resmi mengusung nama baru – Immortals: Fenyx Rising. Ubisoft tidak pernah berbicara banyak soal perubahan nama ini, walaupun sempat mengaku bahwa keputusan diambil ini atas nama “kreativitas”.  Namun informasi baru mengemuka dan menguatkan indikasi bahwa Ubisoft terpaksa mengubah nama game yang akan menjadikan mitologi Yunani sebagai basis ini. Alasannya? Minuman energi super populer – Monsters!

Di belakang layar, Gods & Monsters milik Ubisoft ternyata terlibat perang merk dagang dengan Monster Energy, yang berujung dengan pendaftaran oposisi oleh minuman energi tersebut di bulan April 2020. Monster Energy beralasan bahwa penggunaan nama “Monsters” yang diusung Ubisoft berpotensi untuk menimbulkan kebingungan soal merk, terutama untuk produk-produk mereka di ranah video game, seperti misalnya – Monster Energy Supercross: The Official Video Game.

gods and monsters3 600x338 1
Pertentangan melawan minuman energi – Monster Energy Drink kabarnya membuat Ubisoft harus mengubah nama Gods & Monsters menjadi Immortals: Fenyx Rising.

Ubisoft sendiri sebenarnya bisa membela diri dengan argumen yang lebih kuat, namun merasa bahwa pengorbanan uang dan waktu yang harus dilalui terasa tidak sebanding. Oleh karena itu, mereka lebih memilih untuk mengubah nama Gods & Monsters menjadi Immortals: Fenyx Rising.

Immortals: Fenyx Rising sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 3 Desember 2020 mendatang untuk Playstation 4, Playstation 5, Xbox One, Xbox Series, Nintendo Switch, Google Stadia, dan tentu saja – PC. Gods & Monsters VS Immortals: Fenyx Rising – mana yang menurut Anda terdengar lebih keren?

Source: Eurogamer

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…