Game Indonesia – What Comes After Meluncur Malam Ini!

Reading time:
November 5, 2020

Melihat perkembangan dan pertumbuhan game-game lokal selama setidaknya beberapa tahun terakhir ini memang membangkitkan rasa optimisme tersendiri. Banyak developer Indonesia mulai tidak ragu untuk mengeksplorasi beragam tema, konsep, gameplay, hingga pendekatan visual yang berbeda satu sama lain, menghasilkan variasi dan gaya presentasi yang terasa menyegarkan. Di antara barisan tersebut, hadirlah Coffee Talk yang berhasil tampil sukses di kancah persaingan dunia. Kini sang otak di balik seri game tersebut – Fahmi Hasni yang menggunakan nama alias “Fahmitsu” kembali menghasilkan karya game yang lain. Ucapkan selamat datang kepada What Comes After!

Dikembangkan oleh Fahmi sendiri dan Rolling Glory Jam – developer asal Bandung yang sempat melahirkan Rage in Peace di masa lalu, sebuah game baru, dengan pendekatan kecil nan manis bertajuk What Comes After siap meluncur via Steam malam ini juga. What Comes After sendiri adalah sebuah game pendek yang bercerita soal karakter wanita bernama Vivi yang menemukan dirinya terbangun di sebuah kereta yang berisikan jiwa-jiwa banyak makhluk, dari manusia, binatang, hingga tumbuhan. Sembari menikmati perjalanannya ke “tempat selanjutnya”, Vivi akan belajar banyak dari interaksi-interaksi ini.

what comes after
Cerita pendek dengan estetika manis, game Indonesia – What Comes After siap meluncur malam ini! Game ini adalah karya baru dari otak Coffee Talk – Fahmi Hasni.

Anda yang tertarik untuk melirik What Comes After bisa mengunjungi tautan berikut ini. Ia sendiri rencananya akan dijual di kisaran harga sekitar 40 ribu Rupiah dengan konten cerita yang memang diakui pendek, namun dipercaya akan menghasilkan kehangatan emosi tersendiri. Bagaimana? Tertarik menjajalnya?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…