Ubisoft “Tendang” Managing Director Skull & Bones

Reading time:
November 19, 2020
skull n bones

Skull & Bones, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan proyek racikan Ubisoft yang satu ini? Hendak meminjam dan menyempurnakan mekanik pertempuran kapal yang berhasil mereka eksekusi manis di seri Assassin’s Creed IV: Black Flag, dengan ekstra cerita bertema bajak laut di atasnya. Di awal pengenalannya, ada narasi bagaimana ini juga akan menjadikan multiplayer sebagai salah satu unsur pengalaman yang utama. Namun sayangnya, ketidakpastian demi ketidakpastian justru menghampiri judul yang satu ini. Ia tidak pernah lagi sekalipun mengemuka ke permukaan terlepas dari konfirmasi Ubisoft bahwa ia terus dikerjakan. Kini, ia berhadapan kembali dengan berita buruk.

Lewat pengumuman resmi mereka, Ubisoft secara resmi menendang sosok Hugues Ricour – Managing Director dari Ubisoft Singapore, yang saat ini harusnya tengah sibuk mengerjakan Skull & Bones. Ricour ditendang dari posisi penting ini dan akan dipindahtugaskan ke studio Ubisoft yang lain, walaupun belum dikonfirmasikan kemana. Pengalihan ini terjadi sebagai buntut proses investigasi internal soal  tuduhan aksi pelecehan seksual yang dilakukan oleh Ricour. Belum jelas bagaimana kepergian Ricour ini akan mempengaruhi proses pengembangan Skull & Bones yang saat ini memang masih penuh misteri.

skull n bones1
Managing Director Ubisoft Singapore – Hugues Ricour yang dipercaya tengah menangani Skull & Bones resmi “ditendang” oleh Ubisoft.

Skull & Bones sendiri pertama kali mengemuka ke publik di event E3 2017 yang lalu dan sempat mengalami beberapa kali penundaan rilis. Belum ada informasi kira-kira kapan kita akan bisa melihat game ini kembali, mengingat rumor yang sempat beredar menyakini bahwa game ini sempat melewati proses reboot internal. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang masih menantikan game ini?

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…