EA Ikut Tertarik Beli Codemasters, Tawar Lebih Tinggi Daripada Take-Two

Reading time:
December 14, 2020
GRID

Jika Anda termasuk gamer yang cukup gencar mengikuti berita video game, termasuk bisnis yang mengitarinya, maka Anda sepertinya tidak akan lagi asing dengan proses akuisisi yang hendak dilakukan Take Two Interactive dengan Codemasters. Publisher yang identik dengan kata “racing” tersebut memang menguasai beberapa franchise raksasa populer seperti Grid, Dirt, hingga F1. Tidak lupa, mereka juga merupakan pemilik atas Slightly Mad Studios – developer di balik seri Project Cars yang baru saja memasuki seri ketiganya. Baik Take Two ataupun Codemasters sendiri kabarnya sudah menyepakati nilai sekitar USD 973 juta atau sekitar 13,7 Triliun Rupiah. Namun ternyata, proses jual-beli ini mendatangkan “pihak tak diundang”.

Pihak yang tidak diundang tersebut adalah Electronic Arts alias EA. Berdasarkan informasi yang dilansir dari situs berita Sky, EA kini kabarnya ikut menawar Codemasters dengan nilai yang tidak diumumkan secara publik. Yang membuatnya menarik adalah indikasi bahwa tawaran nilai EA ini berujung lebih tinggi dibandingkan dengan apa yang diusung Take  Two Interactive. EA kabarnya tengah bekerjasama dengan bank UBS untuk proses finalisasi penawaran baru ini. Belum ada detail pula apakah Take Two Interactive akan datang dengan penawaran lebih tinggi untuk melawannya atau tidak.

f1 2020
EA tiba-tiba ikut dalam aksi akuisisi Codemasters, dengan nilai yang kabarnya, lebih tinggi dari apa yang ditawarkan oleh Take-Two Interactive.

Ini tentu saja menjadi perkembangan berita akuisisi yang tidak disangka-sangka. EA kabarnya akan mengumumkan nilai penawaran mereka kepada publik di hari Senin (waktu setempat) nanti. Bagaimana dengan Anda? Di antara EA dan Take Two Interactive, mana yang Anda harap akan berakhir menjadi pemilik Codemasters?

Source: News.Sky

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…