Review Astro’s Playroom: Selebrasi Generasi!

Reading time:
February 4, 2021

Apa yang membuat Playstation 5 tampil sebagai konsol generasi terbaru yang “istimewa”? Selain peningkatan performa cukup signifikan jika dibandingkan dengan Playstation 4 yang sudah hidup selama setidaknya 7 tahun terakhir, yang kemudian diterjemahkan ke dalam game-game yang kini bisa berjalan di resolusi lebih tinggi lengkap dengan dukungan ray-tracing, Sony juga terus mendorong kontroler teranyar yang mereka usung. Sebegitu baru dan modern-nya teknologi kontroler ini, mereka bahkan tidak ragu untuk membuang nama “DualShock” yang sudah menemani rilis Playstation selama 4 generasi terakhir. Mereka menamakannya sebagai DualSense, kontroler yang diklaim akan membawa sensasi bermain yang lebih imersif, langsung ke tangan Anda.

Tentu saja, semua klaim ini akan terasa seperti sebuah omong kosong jika Sony tidak bisa membuktikannya sejak rilis pertama. Solusi terbaik dan paling masuk akal? Merilis Playstation 5 dengan sebuah video game yang akan langsung memamerkan teknologi tersebut secara optimal, memperlihatkan potensi apa yang bisa diantisipasi gamer di masa depan, sekaligus tetap mendukung ragam perbaikan performa yang diusung oleh Playstation 5 dibandingkan generasi sebelumnya. Tanggung jawab inilah yang harus dipikul Team ASOBI dengan game teranyar mereka – Astro’s Playroom.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Astro’s Playroom ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tampil bak sebuah selebrasi generasi, khususnya untuk sepak terjang Playstation selama 25 tahun terakhir?

Selebrasi Generasi

Astro’s Playroom diposisikan sebagai sebuah selebrasi kiprah Playstation di industri game selama 25 tahun terakhir.

Walaupun hadir sebagai game platformer sebagai basis mekanik, Astro’s Playroom memang tidak diracik seperti game petualangan konvensional pada umumnya. Tidak seperti seri sebelumnya – Rescue Mission yang fantastis di Playstation VR, eksistensi seri Astro’s Playroom sepertinya jelas didesain untuk memenuhi setidaknya dua tujuan – “merayakan” rilis Playstation 5 dan menjadi sebuah demo kecil soal apa yang ditawarkan oleh konsol generasi terbaru ini. Maka hal inilah yang berhasil ia lakukan.

Dengan posisinya yang nyaris bisa disebut sebagai “maskot” untuk Playstation di luar Knack di era Playstation 4 kemarin, Astro’s Playroom akan membawa Anda masuk ke dalam arstitektur Playstation 5 sebagai “taman bermain”. Dunianya dibagi ke dalam empat level berbeda, yang masing-masing mewakili teknologi yang dijadikan Playstation 5 sebagai andalan. Dengan sebuah hub kecil bernama CPU Plaza, Anda bisa terjun masuk ke dalam GPU Jungle, SSD Speedway, Cooling Springs, dan Memory Meadow. Masing-masing dunia ini tentu saja hadir dengan tema berbeda sembari mempertahankan estetika musuh, dunia, dan lingkungan yang kita kenal dari seri Astrobot selama ini.

Anda berperan sebagai Astro-Bot yang tengah “menyelami” arsitektur dan teknologi baru di dalam Playstation 5.
Ada kepingan puzzle dan artifacts untuk dikumpulkan!

Pada akhirnya, Astro’s Playroom memang ditujukan sebagai selebrasi untuk sepak terjang Playstation di industri game selama 25 tahun terakhir ini. Kepingan puzzle dan ragam artifact yang bisa Anda kumpulkan selama menjelajahi setiap level biasanya akan berkaitan dengan konsol Playstation tertentu.

Bahkan terlepas dari nama yang ia usung, setiap level yang ada biasanya ditujukan untuk merayakan generasi Playstation spesifik. Oleh karena itulah, ia terbagi menjadi 4 level yang berbeda, dimana setiap artifact yang mengemuka biasanya berkaitan dengan konsol tersebut. Masih ingat dengan Memory Card Playstation 2, Multi-Tap Playstation 1, PSP GO yang sempat tidak populer di Indonesia, hingga Playstation One yang sempat dilengkapi dengan televisi portabel? Replika dari nyaris semua aksesoris, konsol, dan handheld yang sempat dirilis kini hadir di Astro’s Playroom dengan sedikit interaktivitas di dalamnya.

Masih ingat dengan yang namanya PSP Go?
Ah.. PS One dengan ekstra aksesoris televisi yang sempat populer di masa lalu.

Masih belum cukup? Mereka bahkan menyediakan ruang bernama Playstation Labo yang akan diisi dengan semua artifact dan keping puzzle yang Anda temukan, yang semakin membuat sejarah Playstation selama 25 tahun terakhir semakin “bersinar”. Anda juga bisa melihat bagaimana Astro-bot yang lain juga melakukan aktivitas berkaitan dengan Playstation itu sendiri, dari menikmati VR, mengagumi sistem Trophy yang terpampang di salah satu meja, hingga yang tengah iseng mengotak-ngatik konsol, game, dan aksesoris yang  kini berukuran berkali-kali lipat tubuh mereka. Semuanya disajikan dengan suara efek nan imut yang khas.

Tidak hanya jadi selebrasi perangkat keras saja, Anda akan menemukan begitu banyak easter egg game-game ikonik yang sempat menemani rilis beragam generasi konsol Playstation.
Sandwich time!!

Selebrasi tersebut belum berhenti sampai di sana saja. Asobi Team juga menyuntikkan segudang easter egg game-game yang sudah menemani kiprah Playstation selama ini di hampir semua level yang Anda temui. Easter egg ini muncul dalam kostum dan adegan ikonik yang kini direka ulang oleh para Astro Bot di depan kameraman. Berusaha mencari dan mengenali setiap easter egg yang muncul juga jadi keasyikan tersendiri, apalagi jika Anda punya keterikatan emosional tersendiri dengan mereka. Satu yang pasti, semua franchise ini memang menjadikan Playstation sebagai “rumah” seri perdana mereka. Kita bicara dari easter egg sejelas Death Stranding, Killzone, hingga Tekken, tetapi yang butuh sedikit dicerna seperti Journey ataupun Resident Evil pertama. Tentu saja, mereka tidak akan melewatkan Final Fantasy VII di sini.

Gambar yang bisa Anda dengar..

Sementara dari sisi musik atau suara efek, Astro’s Playroom ini memang tidak hadir dengan kualitas musik yang akan cukup untuk membuat Anda menyuntikkan mereka ke dalam playlist Spotify Anda. Namun masih mengikuti misi mereka sebagai game yang merayakan sepak terjang Playstation, mereka berujung menyuntikkan setiap lagu start-up mesin Playstation, di setiap generasi, bergantung pada level yang Anda selesaikan. Tidak bisa disangkal, mendengar kembali bunyi start-up yang sempat menemani masa muda ini, khususnya untuk Playstation 1 dan Playstation 2, memang meninggalkan sensasi nostalgia yang kuat. Sementara di sisi lain, kian mengukuhkan posisi game ini sebagai sebuah selebrasi generasi Playstation itu sendiri.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

February 26, 2021 - 0

Review NBA 2K21 (Next-Gen): Nombok Dong! Nombok Dong!

Anda yang secara aktif mengikuti JagatPlay sepertinya sudah mengetahui bagaimana…
February 25, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Hardware): Si Bongsor yang Buas!

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat soal kekhawatiran tidak…
February 20, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Diskusi terkait konsol generasi terbaru memang lebih banyak didominasi soal…
February 17, 2021 - 0

Menjajal BETA Guilty Gear Strive: Siap Menjadi yang Terbaik!

Seperti halnya posisi Codemasters di dunia game racing, nama Arc…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…