Epic Bayar 21 Miliar Rupiah untuk Gratiskan Batman Arkham di EGS

Reading time:
May 4, 2021
batman arkham

Anda yang mengikuti berita game sepertinya tidak akan melewatkan pertarungan meja hijau antara Epic Games dan Apple perihal Fortnite yang saat ini tengah berlangsung. Mengingat keduanya harus mencantumkan begitu banyak data dan bukti untuk memastikan argumen yang kuat, industri game juga kedatangan banyak informasi “rahasia” yang sebelumnya tidak tersedia bagi publik. Beberapa di antaranya datang sebagai kejutan yang tidak pernah terprediksi sebelumnya. Salah satunya? Total uang yang harus digelontorkan Epic Games untuk menggratiskan beberapa game di tahun 2019 silam.

Data soal berapa banyak uang yang harus digelontorkan Epic Games untuk menggratiskan game di tahun 2019 kemarin, setidaknya untuk 9 bulan pertama hingga bulan September, mengemuka. Biaya yang harus dikeluarkan ternyata berbeda-beda tergantung judul. Tidak hanya besar biaya saja, data ini juga memperlihatkan berapa banyak jumlah gamer yang mengunduh (Entitlements) dan berapa banyak akun Epic  yang tercipta.

Biaya terbesar yang harus dibayar Epic dari data tersebut adalah untuk seri Batman Arkham yang di kala itu, memang mengejutkan gamer. Epic harus membayar sekitar USD 1,5 juta atau 21 Miliar Rupiah untuk deal yang satu ini. Namun darinya, Epic berhasil mendulang tidak kurang dari 613 ribu akun baru dengan total unduhan game sekitar 6,4 juta user di kala itu. Game kedua “termahal” adalah Subnautica di angka USD 1,4 juta, dengan 804 ribu akun baru tercipta dan sekitar 4,5 juta user berujung mengunduhnya.

Belum ada informasi apakah akan muncul data yang lebih baru untuk tahun 2020 kemarin, yang semapt diisi dengan penggratisan game-game AAA yang bahkan jauh lebih gila. Epic sendiri masih terus mendorong strategi serupa hingga saat ini.

Bagaimana dengan Anda? Sudah berapa banyak game gratis berada di akun Epic Games Store Anda saat ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…