Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Reading time:
June 21, 2021

Rollback Netcode Surga

Guilty Gear Strive jagatplay part 1 79
Rollback netcode “surga” adalah daya tarik utama GG Stive. Pertarungan online sampai 350-370 ms masih bisa dinikmati.

Dari sisi mode offline, Strive memang tidak memberikan banyak opsi. Selain mode arcade yang bisa dinikmati untuk memberikan sedikit cerita ekstra bagi si karakter yang Anda gunakan, Anda hanya akan memiliki mode training yang memberikan tantangan cukup dalam untuk Anda yang ingin menguasai karakter tertentu. Harus diakui, pengalaman terbaik Guilty Gear Strive memang datang dari mode online yang ia tawarkan. Dengan mode Ranked dan non-Ranked, game ini memang mendorong Anda untuk menguji kemampuan melawan gamer-gamer dari seluruh dunia.

Satu hal fantastis yang membuat Arc System Works dipuja-puji untuk urusan mode online GG Strive adalah implementasi teknik yang disebut sebagai Rollback Netcode yang harus diakui, membuat pengalaman online berujung lebih fantastis. Teknik netcode yang satu ini memang dikenal membuat pengalaman bermain online jadi lebih mulus, dengan konsekuensi sedikit efek teleportasi atau “skip” jika sang server salah memprediksi input dari salah satu pihak, yang kerennya jarang terjadi. Salah satu keuntungan rollback netcode adalah sensasi multiplayer halus dan mulus, bahkan ketika Anda berada dalam pertarungan dengan ping besar sekalipun.

Nyatanya, apa yang dihasilkan netcode ini memang membuat pengalaman online GG Strive kami selalu berujung memuaskan. Pertarungan melawan gamer dari Korea Selatan atau Jepang yang berada di antara 100-200 ms tampil bak pertarungan offline yang lancar dari dua belah pihak. Ketidaknyamanan akan mulai terasa begitu pertarungan tiba-tiba memasuki angka sekitar 370ms yang akan membuat pergerakan karakter menjadi lambat. Di bawah angka tersebut, dimana gamer Eropa dan Amerika terkadang “hanya” bergerak di kisaran 270-320 ms, Anda masih akan menikmati pertarungan online yang memuaskan. Ini tentu bertolak belakang dengan pengalaman game fighting online lain yang punya teknik netcode berbeda, yang jelas punya konsekuensi pertarungan yang melambat di kondisi apapun saat Anda bertarung dengan gamer dari region lain.

Hasil dari implementasi dari sistem ini juga berarti cakupan online yang lebih luas dan secara konsisten nyaman, membuat proses matchmaking cepat dan seringkali tanpa masalah. Dua minggu sejak kami menikmati Strive untuk pertama kalinya, kami bisa mengamini bahwa proses matchmaking online dengan versi Playstation 5 terhitung cepat. Tidak butuh waktu sampai 20 detik misalnya untuk menemukan pertarungan online pertama Anda, baik ketika Anda memainkannya di pagi atau malam hari waktu Indonesia. Ini tentu saja sinyal yang baik untuk sebuah game fighting yang memang sangat menjual dan mengandalkan fitur yang satu ini.

GG Strive sendiri berusaha untuk membuat pengalaman online ini lebih menarik melalui sistem Avatar dan hub yang akan memvisualisasikan proses matchmaking. Avatar akan jadi salah satu daya tarik utama mengingat ia tidak hanya menawarkan segudang proses kustomisasi untuk mengubah tampilan, dari rambut hingga celana, ia juga akan jadi “reward” terbanyak yang bisa Anda dapatkan via proses gacha dengan mekanik pancing yang ditawarkan game ini. Tenang saja, alih-alih uang nyata, mata uang untuk proses “gacha” ini sepenuhnya diraih dari in-game, terutama dari pertarungan online yang Anda menangkan. Lewat hub, Anda bisa melihat avatar orang lain, apa tengah mereka lakukan, dan siapa yang menunggu untuk ditantang. Selain untuk rank, tersedia juga area untuk “pertandingan persahabatan” yang tidak akan mempengaruhi aspek tersebut.

Guilty Gear Strive jagatplay part 1 77
Anda tidak harus mengunjungi dan menggunakan hub ini jika Anda tidak tertarik.
Guilty Gear Strive jagatplay part 1 76
Aktivitas “mancing” basis gacha untuk reward kostum dan gallery.

Berita baiknya untuk Anda yang tidak senang dengan sistem seperti ini? Proses matchmaking lebih konvensional juga tersedia di sini. Ini berarti Anda bisa dipasangkan dengan user lain dan langsung bertarung tanpa harus melewati tetek-bengek aksi mencari region dan mengantri dalam bentuk Avatar. Proses online matchmaking juga bisa diikuti dengan aksi training bagi Anda yang sekadar ingin mempersiapkan diri. Untuk versi Playstation 5, notifikasi soal matchmaking yang berhasil juga datang dengan getar kecil di DualSense untuk membuat Anda yang tak banyak memerhatikan layar sembari menunggu tidak akan melewatkan pertarungan dimaksud.

Untuk sebuah game fighting kompetitif, apa yang berhasil dicapai Arc System Works dengan netcode mereka yang sempat dipuja-puji di versi beta dan konsisten di rilis final memang pantas dipuji. Melihat angka ms mencapai ratusan sembari menikmati flow pertarungan nyaris tanpa cela terasa seperti tontonan dan pengalaman magis yang belum pernah kami rasakan sebelumnya.

Kesimpulan

Guilty Gear Strive jagatplay part 1 73
Guilty Gear Strive tak sulit untuk tampil sebagai salah satu game fighting kompetitif yang pernah kami cicipi selama ini, baik dari sisi presentasi, mekanik, hingga atmosfer kompetitif yang ada. Sepertinya tidak berlebihan untuk menyebut bahwa di tahun 2021 ini, ia tidak akan sulit untuk menyandang predikat sebagai game fighting terbaik sejauh ini. IT’S TIME TO SMELL THE GAME!

Lewat Guilty Gear Strive, Arc System Works membuktikan taji mereka sekali lagi, sebagai salah satu developer game fighting terbaik di industri game. Via Strive mereka sepertinya memahami pentingnya untuk menarik gamer pendatang baru seperti kami, sembari tetap mempertahankan cita rasa Guilty Gear yang kini didefinisikan lewat sistem yang baru bagi mereka yang vetaran. Dilebur bersama dengan visualisasi super indah dan musik rock yang siap memompa adrenalin, ia memberikan ruang bagi gamer yang sekadar datang untuk mencicipi apa yang ia tawarkan dan mereka ingin tinggal demi menguasai segala sesuatunya dengan lebih dalam dalam mode multiplayer online yang berjalan dengan semestinya. Ia menawarkan semua hal yang dibutuhkan oleh game fighting kompetitif saat ini.

Walaupun demikian, ada beberapa hal yang tentu saja pantas kita kategorikan sebagai kekurangan. Keputusan untuk menyuntikkan mode Story tanpa interaktivitas sama sekali, untuk gamer yang tidak familiar seperti kami, adalah sebuah keputusan yang absurd. Dikombinasikan dengan lore super kompleks soal setiap karakter yang ada, yang tidak berhasil pula disederhanakan oleh ekstra informasi yang mereka sediakan, sulit rasanya untuk peduli pada mode cerita ini. Menontonnya selama 1,5 – 2 jam bagi mereka yang tak familiar seperti menonton sebuah seri anime dari Season kelima, tanpa paham apa yang terjadi di 4 season sebelumnya. Arena pertarungan yang terlalu statis, apalagi yang memuat karakter-karakter manusia di belakang layar juga jadi catatan tersendiri. Hampir semua kelemahan yang kami sebutkan memang untungnya, tidak bersentuhan sama sekali dengan pengalaman kompetitif yang ia tawarkan – yang memang seharusnya jadi kunci.

Maka terlepas dari kelemahan tersebut, Guilty Gear Strive tak sulit untuk tampil sebagai salah satu game fighting kompetitif yang pernah kami cicipi selama ini, baik dari sisi presentasi, mekanik, hingga atmosfer kompetitif yang ada. Sepertinya tidak berlebihan untuk menyebut bahwa di tahun 2021 ini, ia tidak akan sulit untuk menyandang predikat sebagai game fighting terbaik sejauh ini. IT’S TIME TO SMELL THE GAME!

 

Kelebihan

Kualitas visualisasi super indah

OST yang memanjakan telinga

Mekanik bersahabat untuk gamer pendatang baru

Rollback netcode untuk pengalaman multiplayer online yang mulus

Punya ruang yang dalam untuk mereka yang ingin menguasai dan tampil kompetitif

 

Kekurangan

Guilty Gear Strive jagatplay part 1 46
Mode cerita tanpa interaktivitas seperti ini adalah mimpi buruk untuk gamer pendatang baru yang tak familiar dengan lore sebelumnya.

Mode cerita tanpa interaktivitas

Lore tetap sulit dipahami untuk gamer pendatang baru

Desain medan pertempuran tak sekeren aspek lain

Sistem avatar dan hub tetap tak terasa penting

 

Cocok untuk gamer: yang menginginkan game fighting kompetitif terutama di mode online, yang mendambakan game fighting memanjakan mata

Tidak cocok untuk gamer: yang menginginkan pengalaman sinematik ala Mortal Kombat, yang ingin memahami cerita Guilty Gear dari konten yang ada

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…