Gacha Genshin, Remaja Singapura Habiskan 211 Juta Rupiah dengan Kartu Kredit Orang Tua

Reading time:
January 4, 2022
genshin impact1

Berbeda dengan gaming di beberapa generasi sebelumnya yang kebanyakan dilakukan di depan televisi dengan bentuk yang sudah matang, video game saat ini memang lebih interaktif dan dinamis di saat yang sama. Berkat kemunculan internet yang kini jadi teknologi yang tidak terpisahkan, game bisa tampil sebagai “layanan” dengan konten yang didistribusikan secara berkala. Internet bahkan membuka peluang untuk sistem monetisasi yang baru, seperti sistem gacha yang kini diaplikasikan di banyak game, termasuk Genshin Impact. Lebih kerennya lagi? Kekuatan internet juga berarti kemudahan melakukan proses pembayaran untuk pembelian item digital seperti ini, yang menghasilkan jenis masalah baru.

Bayangkan rasa terkejut seorang Lim Cheng Mong asal Singapura saat menemukan bahwa tagihan kartu kreditnya melonjak menjadi sekitar SGD 20.000 atau sekitar 211 juta Rupiah. Proses investigasi menemukan sekitar 89 transaksi misterius yang saat dihadapkan pada bank, berujung menjadi transaksi yang legit. Usut punya usut, tagihan tersebut ternyata datang dari sang anak remaja yang selama 6 minggu terakhir menggunakan uang tersebut untuk satu hal – melakukan proses gacha di Genshin Impact. Sayangnya, bank sendiri tidak bisa berbuat banyak untuk keteledoran ini dan “hanya” bisa memotong tagihan maksimal SGD 10.000 atas nama itikad baik saja.

gacha genshin impact
Seorang remaja menghabiskan sekitar SGD 20.000 untuk gacha Genshin dengan kartu kredit orang tuanya tanpa diketahui.

Kasus ini tentu saja memicu perhatian tersendiri di Singapura, terutama soal kemudahan keteledoran yang sama bisa saja terjadi berulang di beragam kesempatan, terutama karena sistem di Google Play and Apple App Store yang “bersahabat” untuk itu. Bagaimana dengan Anda? Sempat bertemu dengan kasus yang serupa?

Source: Strait Times via Geek Culture

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…