Game The Witcher Baru Resmi Dikembangkan, Pakai Unreal Engine 5

Reading time:
March 22, 2022
the witcher 3 wild hunt

Sepak terjang CD Projekt Red dengan franchise The Witcher memang tampil bak sebuah dongeng dengan akhir cerita yang indah. Dengan seri pertama yang tak banyak menarik perhatian gamer, komitmen untuk terus mendorong kualitas dari segala elemen, presentasi ataupun gameplay, akhirnya membuat seri ini bersinar di The Witcher 3: Wild Hunt. Begitu memesonanya seri ini, hingga ia digadang sebagai salah satu game action RPG terbaik sepanjang masa. Kesuksesan sama yang membuat hype terkait proyek teranyar mereka – Cyberpunk 2077 begitu kuat. Berita baiknya? CD Projekt Red akhirnya memastikan kelanjutan seri ini.

Benar sekali, lewat sebuah pengumuman resmi, CD Projekt Red akhirnya mengumumkan proses pengembangan game teranyar The Witcher yang baru saja dimulai. Sayangnya tidak ada detail lebih jauh soal plot seperti apa yang akan diusung atau karakter utama mana yang jadi fokus. Teaser gambar pertama memperlihatkan medallion berbentuk kucing alih-alih serigala seperti tiga seri The Witcher sebelumnya.

the witcher new saga
Game baru The Witcher resmi mulai dikembangkan dengan Unreal Engine 5 sebagai basis.

Satu yang menarik, The Witcher baru ini juga dipastikan tidak akan lagi dibangun menggunakan engine in-house CDPR – REDengine. Bekerjasama erat dengan Epic Games, ia akan mengandalkan Unreal Engine 5 sebagai basis. CDPR akan berkolaborasi dengan developer dari Epic Games untuk membuat engine ini lebih optimal dan bersahabat untuk sebuah game open-world nantinya. Seperti yang bisa diprediksi, game teranyar ini juga belum punya jendela rilis lebih jelas ataupun platform mana yang akan dituju.

CDPR juga enggan berbagi soal timeframe untuk proses pengembangan game ini. Bagaimana menurut Anda sendiri? Ada prediksi kira-kira kemana cerita The Witcher baru ini akan bergerak?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…