JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Reading time:
April 21, 2022
xbox asia pc game pass indonesia

Dengan populasi ratusan juta jiwa dan jumlah gamer yang cukup besar, secara rasional, Indonesia seharusnya menjadi salah satu pasar paling menggoda di Asia Tenggara. Namun kenyataannya? Tidak semua pemain besar industri game mau terjun dan mengolah pasar ini. Salah satunya adalah Xbox yang sebenarnya sudah lama menancapkan eksistensinya di pasar Asia Tenggara selama lebih dari satu dekade hanya untuk pasar Singapura saja.  Namun di tahun 2022 ini, situasi tersebut akhirnya berubah. Microsoft via cabangnya – Xbox Asia akhirnya menaruh perhatian untuk 5 negara Asia Tenggara lainnya, termasuk Indonesia via peluncuran resmi PC Game Pass yang pada saat artikel ini, sudah tersedia di harga yang bersahabat.

Menyambut rilis yang satu ini, kami berkesempatan untuk berbincang-bincang langsung dengan Business Lead Xbox Asia, Jeremy Hinton. Ada banyak pertanyaan yang tentu saja memancing rasa penasaran kami untuk waktu yang lama, yang memang merindukan jawaban lebih pasti. Dengan perawakan yang asyik, Jeremy menjawab dengan baik pertanyaan penuh misteri ini, termasuk mengapa mereka lama baru masuk pasar Indonesia, soal citra negara kita sebagai sarang pembajak yang disinyalir menjadi alasan mengapa Xbox tak kunjung mampir resmi, hingga potensi opsi pembayaran baru di luar kartu kredit.

Berikut adalah rangkuman dari wawancara yang kami gelar dalam bentuk tulisan. Anda yang lebih menyukai format video bisa menikmatinya via video Youtube yang kami sertakan di atas paragraf ini.

JagatPlay: Xbox sebenarnya kan sudah eksis di Asia Tenggara selama lebih dari satu dekade, tapi kalian cuman berfokus di pasar Singapura saja. Namun tiba-tiba di tahun 2022 ini, kalian membuka diri untuk 5 negara ekstra di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pertanyaan pertama saya, kenapa sekarang? Kenapa butuh waktu lama bagi kalian untuk setidaknya menaruh perhatian ke kami?

PC Game Pass Indonesia

Jeremy: Kami sangat senang karena besok (hari ini pada saat ini artikel interview ini dirilis), PC Game Pass akan tersedia untuk gamer di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Kami juga senang akhirnya bisa membawa layanan ini ke lebih banyak pasar selain pasar “tradisional” yang kami dukung sebelumnya. Ini memang sejajar dengan ambisi kami untuk membawa kesenangan video game ke 3 miliar orang di seluruh dunia. Tentu saja dari 3 miliar player ini, ia tentu saja melibatkan Indonesia. Kami memahami ada celah yang besar  yang belum kami eksplorasi.

Selama beberapa tahun terakhir kami terus mengembangkan PC Game Pass, dari katalog hingga aplikasi pendukung. Kami sekarang siap dan target pertama kami tentu saja Asia Tenggara. Kami sudah mendengarkan feedback dari Indonesia dan pasar lainnya, dan kami tahu bahwa ada banyak gamer PC di Indonesia. Kami merasa bahwa sistem langganan kami yang berisikan ratusan game, dari first party, bethesda, hingga EA Play di harga yang rendah adalah sebuah kesempatan yang besar. Jadi kami tak sabar lagi menawarkan produk yang satu ini.

JagatPlay: Bagaimana cara kalian menentukan harga PC Game Pass di masing-masing negara,termasuk Indonesia? Karena untuk ukuran Indonesia saja, ia bisa dibilang murah dan bersahabat? Beda dengan misalnya, Singapura?

Jeremy: Ya ada beberapa faktor di sini. Biaya langganan kita di Indonesia adalah Rp 49.999,- / bulan mulai dari besok (hari ini saat artikel ini dirilis), dengan harga perkenalan hanya Rp 14.999,- untuk 3 bulan pertama. Ini didesain untuk menarik gamer agar menjajal PC Game Pass dengan harga yang jauh lebih rendah. Ini mungkin salah satu area dimana Asia Tenggara justru untung karena PC Game Pass terlambat datang karena kami jadi belajar, mendengar, dan akhirnya memahami bahwa setiap orang melihat sistem langganan itu bernilai dengan cara yang berbeda-beda. Jadi kami bisa melihat layanan hiburan serupa yang sudah tersedia di Indonesia lebih dulu sebagai standar untuk kami. Kami berusaha memenuhi soal harga yang pantas untuk masing-masing negara dan memenuhinya daripada langsung memukul rata antar region.

JagatPlay: Sedikit bercerita. Saya sempat mewawancarai perwakilan Microsoft sekitar 8 tahun lalu soal alasan Xbox tidak pernah resmi masuk pasar Indonesia. Padahal di saat yang sama, Playstation tengah giat menggarap pasar Indonesia. Jawaban yang kami dapat di kala itu adalah maraknya pembajakan. Kami jadi penasaran, apakah citra Indonesia dan negara Asia Tenggara lain yang ramai pembajak masih melekat di mata Microsoft? Atau kalian memutuskan untuk mengabaikannya?

Jeremy: Saya tentu tidak bisa menanggapi sesuatu yang disebutkan orang 8 tahun yang lalu. Tetapi saya bisa memberikan perspektif saya. Perspektif saya sih bahwa salah satu cara alternatif terbaik untuk mengalahkan pembajakan adalah menawarkan produk yang fantastis di harga yang fantastis. Jadi itu adalah prinsip dasar saya. Jika Anda berhasil menawarkan produk dimana ia berisikan begitu banyak game dengan harga lokal yang kompetitif, kami yakin ia akan dipilih karena lebih mudah didapatkan, lebih gampang diakses, dan pelanggan juga tahu itu semua produk resmi. Jadi mereka tidak perlu banyak khawatir soal konsekuensi di masa depan seperti akun diblokir atau saat mereka mengeluarkan duit lebih.

Jadi kami sangat percaya bahwa dengan 3 miliar player di muka bumi ini, kami yakin bisa memenuhi ragam permintaan dengan ragam produk, termasuk di Indonesia. Kami melihat potensi besar di sini, dimana ada begitu banyak fans di semua platform, oleh karena itu kami tidak sabar lagi hendak menghadirkan PC Game Pass di sini.

JagatPlay: Ada alasan mengapa kalian mulai dari PC Game Pass? Padahal ada produk seperti Xbox Game Pass yang lebih populer di region lain?

cb816107 fb44 433b b190 0ccd09c14542

Jeremy: Jujur saja, jumlah gamer PC memang benar-benar signifikan di region ini. Data kami memperlihatkan bahwa ada sekitar 120 juta gamer PC di region Asia Tenggara, yang notabene merupakan angka yang fenomenal. Kami melihat minat yang tinggi juga terutama untuk game-game first party kami yang sempat kami rilis di Steam untuk region ini. Ini semua menjadi indikator bahwa ini adalah saat yang tepat untuk melakukan ekspansi di region ini. Kami juga sempat membuka masa preview di dua minggu terakhir dan respon-nya juga sangat fenomenal. Jumlah yang mendaftar begitu besar walaupun proses-nya sendiri cukup ribet.

JagatPlay: Ngomong-ngomong soal PC Game Pass, apakah ada rencana untuk menambahkan opsi pembayaran? Mengingat sebagian besar gamer Indonesia tidak memiliki kartu kredit?

Jeremy: Ya, ini memang adalah salah satu masukan yang paling sering kami dengar dari komunitas dari masa preview kemarin. Pada saat PC Game Pass dirilis, ia memang hanya akan mendukung kartu kredit dan PayPal saja. Tapi fokus kami adalah berkolaborasi dengan e-distributor dan retailer lokal untuk segera menyediakan opsi gift card sebagai salah satu opsi tambahan. Itu akan jadi fokus utama setelah hari pertama rilis besok.

JagatPlay: Ada jendela rilis yang bisa kita antisipasi untuk rencana ini?

Jeremy: Saya akan bilang dalam “beberapa bulan ke depan”.

JagatPlay: Berbicara soal PC Game Pass, apa sih sebenarnya rencana jangka pendek dan jangka panjang Xbox Asia? Apakah ada rencana untuk membawa Xbox Game Pass setelahnya, atau bahkan rilis resmi konsol Xbox nantinya? Atau ini memang hanya untuk PC Game Pass saja?

xbox series

Jeremy: Untuk saat ini kita memang hanya membicarakan PC Game Pass. Tapi sepertinya jelas bahwa kami selalu ingin menawarkan lebih banyak produk dan layanan untuk gamer-gamer yang menginginkannya di seluruh dunia. Kami akan terus mendengar dari komunitas soal game yang mereka sukai, produk dan layanan apa saja yang mereka gunakan, dan kemudian dari sana akan terus mendengar dan berusaha memenuhi apa yang mereka butuhkan. Tapi untuk saat ini, kami sangat senang dengan kehadiran PC Game Pass untuk pasar Indonesia.

JagatPlay: Jadi dari statement tersebut, bisa disimpulkan kalau memang belum ada rencana pasti untuk menyediakan hardware resmi Xbox di Indonesia? Atau jangan-jangan sudah ada rencana?

Jeremy:  Sekali lagi, yang kami bicarakan saat ini adalah PC Game Pass untuk pasar Indonesia dan kami sangat tertarik untuk menyediakan layanan yang satu ini.

JagatPlay: Salah satu masalah yang dihadapi oleh kompetitor Anda adalah seringkali region tertentu tidak mendapatkan game yang sama dari region lain karena masalah lisensi. Apakah PC Game Pass menurut Anda akan menghadapi masalah yang sama di Asia Tenggara? Atau kalian akan mati-matian berjuang untuk membuat layanan ini tidak punya konten berbeda antar region?

Jeremy: Memang akan selalu ada pertimbangan dengan para pemilik lisensi soal di region mana saja game mereka bisa dimainkan. Perbedaan ini memang mau tidak mau akan terjadi dari waktu ke waktu, namun hanya akan melibatkan sebagian kecil game saja dari katalog PC Game Pass yang kami sediakan, yang saat ini berisikan ratusan game di dalamnya. Ya itu akan terjadi, tapi ya hanya di sebagian kecil saja. Secara umum, kami juga akan terus bekerjasama dengan para publisher dan developer untuk memastikan hal ini tidak sering terjadi.

JagatPlay: Apakah ada pesan-pesan khusus untuk para fans Xbox di Indonesia?

halo infinite

Jeremy: Kami tahu sudah ada komunitas Xbox di Indonesia yang sudah lama menunggu produk dan layanan resmi dari kami. Jadi kami sangat senang akhirnya bisa membawa PC Game Pass ke pasar ini. Kami berharap gamer Indonesia menyambutnya dan mempertimbangkan harga pengenalan kami yang memang cocok untuk terjun masuk menikmati ratusan game yang ada. Kami juga terus mendengar dari komunitas, mencari feedback atas nama terus mengembangkan komunitas Xbox di Indonesia. Jadi kami sangat menghargai semua fans kami di Indonesia.

PC Game Pass kini tersedia resmi di Indonesia dengan harga pengenalan Rp 14.999,- untuk tiga bulan pertama, dan Rp 49.999,- per bulan setelah masa tersebut.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…