Dibatalkan, HYENAS Diklaim Sebagai Game Termahal yang Pernah Dibuat SEGA

Reading time:
October 5, 2023
hyenas

Sepak terjang mereka memang tidak semulus dan seindah Capcom selama beberapa tahun terakhir ini, namun beragam keputusan yang diambil oleh SEGA setidaknya berhasil meracik sebuah image super positif yang membuat produk mereka terus ditunggu. Kita tengah bicara bagaimana misalnya mereka akhirnya membawa game-game sekelas Yakuza dan Persona ke lebih banyak platform sekaligus dengan konten translasi yang sudah lama kita tunggu. SEGA bahkan terus mengeksplorasi opsi bersama developer barat-nya, Creative Assembly untuk terus meracik beragam produk, termasuk sebuah game multiplayer unik bernama HYENAS yang berujung dibatalkan sebelum rilis. Kabarnya, ini adalah game termahal yang pernah dibuat oleh SEGA.

Informasi ini datang dari Youtuber Total War bernama Volound yang informasinya sendiri diklaim akurat oleh situs VGC lewat proses cross-check. HYENAS disebut-sebut merupakan satu dari “Super Games” yang jargonnya sempat dilemparkan SEGA di salah satu laporan finansial mereka. Dengan status ini, SEGA kabarnya siap menggelontorkan dana super besar untuk HYENAS, bahkan cukup untuk membuatnya jadi game termahal yang pernah dibiayai oleh perusahaan Jepang ini, mengalahkan USD 70 juta Shenmue di tahun 1999 silam. Sebagai gantinya? HYENAs akan didistribusikan sebagai game free to play dengan model microtransactions di dalamnya.

Situasi ini kabarnya bahkan sempat membuat beberapa pegawai SEGA Jepang yang berujung bekerja permanen di kantor UK mereka untuk mengawasi HYENAS, yang notabene belum pernah terjadi di Creative Assembly sejauh ini. Salah satu mantan developer menyebut bahwa dibatalkannya HYENAS memang karena proses pengembangan game ini minim arah, kepemimpinan yang malas, pergantian engine, hingga ambisi untuk melabrak pasar yang sudah ramai namun gagal untuk menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda.

Bagaimana dengan Anda? Sempat menyayangkan dibatalkannya HYENAS ini?

Source: VGC

Load Comments

PC Games

November 22, 2023 - 0

Menjajal Pre-Alpha RIFTSTORM: Ini Beneran Game Indonesia??!

Aksi jajal demo pre-alpha RIFTSTORM kami membangkitkan rasa optimisme tinggi.
November 17, 2023 - 0

Menjajal DEMO Whisper Mountain Outbreak: Game Multiplayer Lokal Potensial!

Game Indonesia terbaru dari Toge Productions - Whisper Mountain Outbreak…
October 11, 2023 - 0

Menikmati Restoran Honkai Star Rail Jakarta: Si Kereta Bintang Akhirnya Tiba!

Restoran Honkai Star Rail akhirnya tiba di Jakarta! Bagaimana suasananya?
September 8, 2023 - 0

Review HoneyCome: Kelewat Nakal, Kelewat Mahal!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh HoneyCome? Mengapa kami menyebutnya sebagai…

PlayStation

November 23, 2023 - 0

Review Tales of Arise – Beyond The Dawn: Potensi yang Tak Digali!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Tales of Arise - Beyond…
November 13, 2023 - 0

Review Like a Dragon Gaiden: Seperti Sebuah Mimpi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Like a Dragon Gaiden: The…
November 8, 2023 - 0

Review Alan Wake 2: Game Supernatural Super!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Alan Wake 2 ini? Mengapa…
November 6, 2023 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare III (Campaign): Jelas Semakin Malas!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh mode campaign Call of Duty…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…