Battle Pass Apex Legends Kini Hanya Bisa Dibeli dengan Uang Nyata, Komunitas Berang

Reading time:
July 9, 2024
apex legends

Uang adalah sebuah pedang bermata dua di semua industri, termasuk video game. Di satu sisi, ia menjadi instrumen investasi terbaik bagi banyak developer dan publisher untuk mewujudkan game impian mereka, yang bisa berujung menjadi sebuah inovasi yang belum pernah ada sebelumnya. Namun di sisi lain, apalagi jika ia dipenuhi dengan aura keserakahan, uang juga menjadi penyebab mengapa sebuah game yang dulunya dicintai berujung ditinggalkan komunitasnya begitu saja. Hal tersebutlah yang saat ini terjadi dengan game battle royale super populer – Apex Legends.

Apa pasal? Karena Respawn Entertainment memutuskan untuk mengubah cara Battle Pass mereka bekerja saat ini. Tidak hanya kini membagi Battle Pass tersebut menjadi dua bagian di setiap kali rilis, Respawn juga tidak lagi memungkinkan Battle Pass dibeli dengan Apex Coins seperti sebelum-sebelumnya. Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, gamer Apex Legends sebelumnya bisa menggunakan Apex Coins yang mereka dapatkan dari Battle Pass sebelumnya untuk membeli Battle Pass selanjutnya.

apex legends season 22 battle pass changes
Battle Pass terbaru Apex Legends kini tidak lagi bisa dibeli dengan Apex Coins, hanya uang nyata.

Ini membuat satu-satunya opsi untuk memiliki dan menggunakan Battle Pass saat ini adalah dengan membelinya menggunakan uang nyata. Perubahan ini tentu saja cukup untuk membuat komunitas berang, yang langsung mengarahkannya pada EA – sang publisher sebagai pihak yang diduga semakin serakah. Anda tidak akan sulit untuk menemukan ajakan berhenti dan boikot di ragam post sosial media yang ada, termasuk Reddit.

Respawn sendiri masih tampak bergeming pada saat berita ini ditulis dan tidak memperlihatkan tanda-tanda akan mengubah kebijakan mereka sama sekali. Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…