Anchor, Game Indie Survival Multiplayer Yang Gabungkan Rust dan Subnautica
Pecinta game survival online kembali dimanjakan dengan Anchor, game indie yang gabungkan Rust dengan Subnautica.
Bila Anda menyukai Subnautica dan survival, maka game baru dari developer indie Fearem berjudul Anchor akan bisa menarik minat Anda. Game ini mengambil lingkungan permainan di bawah laut dengan latar waktu post-apocalypse. Tidak hanya itu, game ini juga menjanjikan pengalaman bermain multiplayer yang terus konsisten serta penuh ancaman.
Dilansir dari Game Rant, Anchor dikembangkan oleh Fearem, studio indie asal Kroasia yang sebelumnya berfokus mengembangkan teknologi multiplayer untuk game dari pihak lain sejak 2015. Selain mengembangkan teknologinya untuk game lain, Fearem juga sudah pernah membuat game sendiri dengan nama Daemonical yang rilis di 2018. Sekarang, mereka mengeluarkan judul keduanya dengan nama Anchor, bertemakan open world survival multiplayer.
Menurut Fearem ketika reveal game ini, Anchor punya keunggulan dengan menggunakan server yang persistent bagaikan game online, dengan kapasitas maksimal hingga 150 pemain di setiap dunianya. Artinya, dunia di dalam game akan terus berkembang meskipun pemain sedang offline.
Game ini juga mengadopsi gaya permainan dari dua game berbeda, yaitu unsur survival multiplayer dari Rust dan eksplorasi bawah air khas Subnautica. Berbagai mode bermain seperti PvP, PvE, atau gabungan keduanya juga bisa ditemui di dalam game ini.

Untuk dunia di dalam gamenya, Anchor akan berfokus dimainkan di bawah laut dengan latar waktu setelah kehancuran dunia akibat perang nuklir. Fenomena ini memaksa manusia untuk berubah secara genetik agar tetap bisa bertahan hidup di bawah air. Dunia tempat di mana Anda akan bermain punya nama Anchor, dan punya luas sekitar 16 km2, lebih besar 33% bila dibandingkan dengan Subnautica.
Fearem juga menyebut kalau ekosistem dunia bawah laut game ini akan cukup beragam. Berbagai zona lingkungan seperti terumbu karang, medan bebatuan, dan zona es akan bisa ditemui nantinya. Selain itu, game ini juga punya sistem rantai makanan yang realistis.

Nantinya, game ini akan sertakan pula ancaman environment, seperti hiu yang bisa menyerang pemain secara mendadak. Sesuai dengan hiu di dunia asli, mereka juga akan tertarik dengan darah dan tidak selalu menyerang pemain secara agresif. Jadi, besar kemungkinan Anda bisa melukai musuh secara stealth supaya hiu menyerang mereka.
Sayangnya masih belum ada tanggal rilis pasti untuk game ini. Bagaimana menurut Anda mengenai game dengan prospek yang menarik ini? Apakah Anda tertarik untuk memainkannya ketika rilis kelak?










