Crystal Dynamics Kembali Lakukan PHK untuk Ketiga Kalinya di 2025
Crystal Dynamics lakukan PHK ketiga di 2025 demi reorganisasi dan fokus pada proyek Tomb Raider berikutnya.
Gelombang PHK massal kembali mengguncang Crystal Dynamics. Studio yang selama puluhan tahun dikenal lewat Legacy of Kain dan Tomb Raider itu resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 30 karyawannya, masih belum diketahui bagian mana yang terdampak.
Informasi ini datang melalui unggahan LinkedIn resmi mereka, menandai ketiga kalinya Crystal Dynamics melakukan pengurangan tenaga kerja sepanjang 2025. Situasi studio ini memang tidak stabil sejak kegagalan Marvel’s Avengers pada 2020, disusul pembatalan proyek ambisius Perfect Dark milik Xbox awal tahun ini.

Tahun 2025 menjadi masa paling berat bagi studio ini, dengan PHK pertama terjadi pada Maret dengan 17 karyawan terdampak, disusul PHK kedua pada Agustus setelah Perfect Dark dihentikan, meskipun jumlah pastinya tidak diberitakan. Kini, putaran ketiga kembali menghantam, tanpa rincian departemen yang terkena imbas.
Melalui pernyataan resminya, Crystal Dynamics menyebut keputusan ini sebagai langkah yang sulit tetapi perlu, untuk menata ulang struktur studio dan mempersiapkan masa depan. Mereka menegaskan bahwa seluruh karyawan terdampak akan mendapat dukungan selama masa transisi.
Walaupun tertimpa musibah, studio meyakinkan para fans bahwa proyek Tomb Raider berikutnya masih terus dikembangkan. Reorganisasi ini diklaim sebagai langkah untuk mengoptimalkan pembangunan game tersebut, dan membentuk arah baru studio untuk proyek-proyek berikutnya.
Bagaimana menurut Anda akan nasib studio game ini di masa depan? Apakah Tomb Raider berikutnya akan bisa rilis kelak?










