Kaki Exoskeleton Dari Death Stranding 2 Dibawa Kojima Productions ke Dunia Nyata
Ada saja memang kelakuan Kojima Productions, sampai terpikir untuk bawa kaki exoskeleton di Death Stranding 2 ke dunia nyata.
Bukan Kojima Productions namanya kalau sepi sensasi, seperti sampai memutuskan untuk gunakan kaki exoskeleton yang ada di game Death Stranding 2: On the Beach sebagai merchandise gamenya. Ketika game lain membuat merchandise berupa mainan figure, kartu koleksi, dan T-shirt, Kojima Productions tawarkan kaki robot yang berfungsi sebagai merchandise.
Keberadaan exoskeleton itu terungkap via tweet, ketika umumkan kolaborasi studio itu dengan DNSYS, manufakturer exoskeleton robotik dengan dukungan AI dan motion sensor ternama. Diperlihatkan pula bentuk dari exoskeleton itu, yang diberi nama Dnsys Z1 Exoskeleton Pro, dengan bentuk yang begitu mirip dengan gamenya.
DNSYS ✖️ DEATH STRANDING 2 co-branded exoskeleton is here 👍
📦 Dnsys Z1 Exoskeleton Pro – DEATH STRANDING 2 ON THE BEACH Limited Edition
It enhances lower-body strength and stability, allowing humans to keep moving through complex terrain and extreme environments. 🦵🦿… pic.twitter.com/Yi1E6RnKNC— KOJIMA PRODUCTIONS (Eng) (@KojiPro2015_EN) November 10, 2025
Desain itu merupakan hasil kerja sama antara Yoji Shinkawa selaku direktur artistik di Kojima Productions, dan tim engineer dari Dnsys. Menurut rencana, produk yang dijual dengan jumlah terbatas itu dijadwalkan akan rilis pada 2 Desember 2025.
Tidak hanya sekedar hiasan belaka, Dnsys Z1 Exoskeleton Pro ini dikembangkan untuk meningkatkan mobilitas pengguna di medan berat, sejalan dengan tema permainan Death Stranding 2. Perangkat tersebut mampu memberikan peningkatan tenaga langkah hingga 50%, serta menambah jarak tempuh hiking sejauh 15,5 mil (24,9 Km) dan kemampuan pendakian vertikal hingga 9,3 mil (14,9 Km).
Selain itu, Z1 Exoskeleton Pro juga menawarkan fitur pereda tekanan lutut, guna mengurangi beban hingga 200% dari berat tubuh pengguna terhadap lutut. Pengguna bahkan dapat merasakan sensasi hingga 20 kg lebih ringan saat melakukan gerakan vertikal.
Perangkat ini juga dilengkapi dengan sistem AI Gait Control yang menyesuaikan langkah di berbagai medan seperti tangga, lereng, dan jalur berbatu, supaya terasa lebih alami. Tersedia pula dukungan daya selama lebih dari 4 jam ketika digunakan, dengan baterai yang dapat diganti dengan cepat dan mudah.
Walaupun masih belum ada pengumuman mengenai harganya, tetapi melihat dari produk Dnsys Z1 Exoskeleton serupa dari manufakturer sama yang dihargai sekitar $1200, maka beberapa pihak memprediksi harganya bisa mencapai antara $1500 hingga $2000, tergantung dari bahan yang digunakan untuk membuatnya.
Bagaimana menurut Anda mengenai dibawanya support exoskeleton dari Death Stranding 2 ke dunia nyata oleh Kojima Productions?










