Apex Legends Kembali Diserang Hacker & Kendalikan Karakter Pemain
Keamanan pemain di Apex Legends kembali terancam dengan adanya serangan hacker yang mampu kendalikan karakter pemain.
Bersamaan dengan datangnya 2026, pemain Apex Legends kembali dibayangi oleh ancaman keamanan, yang disebabkan oleh serangan hacker. Menariknya, serangan tersebut ternyata tidak jauh berbeda dengan serangan yang sempat terjadi pada 2024, yaitu hacker gunakan lubang keamanan untuk kendalikan karakter pemain di tengah match.
Seperti yang dibagikan via media sosial, keluhan pemain akan serangan ini mulai beredar dengan cepat dan kontan mendapatkan perhatian penuh dari komunitas. Melalui tweet, diperlihatkan video akan ulah hacker yang kendalikan karakter milik pemain kemudian membuang semua isi inventory, dan berakhir dengan menjatuhkan karakter itu ke luar map.

Menanggapi situasi ini, Respawn Entertainment mengeluarkan pernyataan resmi yang membenarkan adanya ancaman keamanan itu. Respawn mengakui bahwa pelaku dapat mengendalikan input pemain lain dari jarak jauh. Investigasi awal mereka belum menemukan indikasi serangan tingkat lanjut yang lebih membahayakan, seperti Remote Code Execution (RCE) atau injection attack yang berpotensi memasukkan kode berbahaya ke dalam komputer pemain.
Respawn menegaskan bahwa tim mereka saat ini tengah berusaha untuk mengidentifikasi celah keamanan yang dimanfaatkan hacker dan menyiapkan solusi secepat mungkin. Informasi lanjutan akan dibagikan setelah penyelidikan lebih jauh selesai dilakukan.
Insiden serangan ini juga mengingatkan komunitas pada masalah keamanan lain di Apex Legends. Sebelumnya pada Januari 2025, sejumlah pemain profesional sempat mengalami pembajakan akun. Sementara pada Maret 2024, ajang kompetitif resmi Apex Legends Global Series bahkan sempat di-hack secara live dengan pola serangan yang dinilai mirip dengan serangan baru ini.
Semoga saja kejadian ini bisa membuat Respawn Entertainment lebih aktif untuk memperkuat sistem keamanan di game live service itu. Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai kembali adanya serangan hacker di game itu?










