Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo
Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2 akibat kenaikan harga Memory belakangan ini.
Semakin pesatnya peningkatan industri berbasis AI belakangan ini menjadi penyebab utama naiknya harga Memory, yang merupakan salah satu komponen terpenting dalam Machine Learning. Akibatnya, pasar hardware PC terpaksa menaikkan harga, dan console tampaknya juga akan menyusul.
Melalui laporan terbaru dari Reuters, disebutkan bahwa President dari Nintendo, Shuntaro Furukawa, membahas mengenai efek dari kenaikan harga Memory itu terhadap console Nintendo Switch 2. Berbicara pada earning call sekaligus laporan keuangan kuartal terbaru Nintendo, Shuntaro menyatakan kenaikan harga itu tidak akan berdampak besar terhadap performa perusahaan di tahun fiskal ini.

Sedangkan untuk kemungkinan naiknya harga console terbarunya, Shuntaro sebutkan akan pertimbangkan dengan hati-hati sebelum memutuskan untuk menaikkan harganya. Mulai dari adopsi platform, tren penjualan, biaya pembuatan, profitability, kondisi pasar, dan beragam faktor lain akan dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum putuskan akan naikkan harga console.
Bila dilihat dari profit margin saat ini, dia katakan tidak ada masalah besar yang bisa mempengaruhi Nintendo, terutama melihat begitu populernya Switch 2 di Jepang pada 2025 lalu. Terlebih lagi, dia sebutkan bahwa prioritas Nintendo adalah mempopulerkan hardware console untuk kemudian mencari untung dari penjualan software game.
Semoga saja harga console terbaru dari Nintendo itu tidak akan meningkat drastis pada 2026 ini. Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai dampak dari kenaikan harga Memory itu terhadap harga hardware gaming?










