Pimpinan Treyarch Resmi Pensiun Setelah 22 Tahun Arahkan Studio
Mark Gordon resmi pensiun setelah 22 tahun memimpin Treyarch membangun berbagai game Call of Duty, terutama seri Black Ops.
Nama studio Treyarch harus diakui begitu lekat dengan franchise Call of Duty, yang tentunya dibangun oleh sosok-sosok veteran di balik studio itu, serta ikut membentuk identitasnya selama bertahun-tahun lamanya. Kini, salah satu nama penting tersebut dipastikan akan mengakhiri perjalanannya. Mark Gordon, pimpinan studio itu sekaligus veteran dengan masa bakti 22 tahun, resmi mengumumkan pengunduran dirinya.
Melalui pernyataan di media sosial, studio itu mengenang kontribusi Gordon yang telah terlibat dalam berbagai proyek penting, mulai dari Call of Duty 2, Call of Duty 3, World at War, hingga seluruh seri Black Ops. Studio tersebut juga menyoroti peran Gordon dalam menjaga budaya kerja dan membangun identitas kreatif Treyarch selama lebih dari dua dekade lamanya.

Sebagai penerusnya, Treyarch secara resmi menunjuk Kevin Hendrickson dan Yale Miller sebagai co-head studio. Keduanya merupakan veteran franchise Call of Duty dengan pengalaman panjang di bidang pengembangan dan kepemimpinan. Menurut studio itu, keduanya memiliki pemahaman mendalam terhadap budaya studio sekaligus visi kreatif yang akan membawa perusahaan melangkah ke fase berikutnya.
Studio yang didirikan pada 1996 itu awalnya sempat mengembangkan berbagai jenis game, termasuk Spider-Man, NHL, hingga game bertema skateboard. Namun sejak mulai terlibat dengan Call of Duty pada 2005, studio tersebut praktis menjadikan franchise shooter milik Activision itu sebagai fokus utamanya. Dari World at War hingga seri Black Ops modern, nama Treyarch telah menjadi salah satu pilar utama di balik kesuksesan Call of Duty.
Kepergian Gordon sekaligus menandai berakhirnya salah satu era kepemimpinan terpanjang dalam sejarah Treyarch. Dengan kepemimpinan baru yang kini terbentuk, tentunya menarik untuk melihat bagaimana studio tersebut akan terus mengembangkan salah satu franchise terbesar di industri game.
Bagaimana menurut Anda mengenai perubahan kepemimpinan di Treyarch ini?










