Unreal Engine 5.8 Hadirkan Lompatan Performa Besar untuk Nintendo Switch 2
Fitur baru yang dibawa oleh Unreal Engine 5.8 disebutkan mampu mendorong performa game di Nintendo Switch 2, hingga dua kali lipat.
Berkat semakin agresifnya persaingan game engine saat ini, peningkatan performa sering kali bukan lagi sekadar soal angka, tetapi juga membuka pintu baru bagi platform yang sebelumnya dianggap “terbatas”. Hal inilah yang tampaknya sedang diincar oleh Epic Games, lewat update terbaru untuk game engine mereka.
Melalui peluncuran Unreal Engine 5.8 pada event State of Unreal yang digelar di Chicago, Epic Games memaparkan beragam peningkatan baru yang dibawa oleh iterasi terbaru game engine mereka. Namun di balik rilis rutin tersebut, ada satu kejutan yang justru mencuri perhatian, yaitu hadirnya versi “Lite” dari sistem pencahayaan Lumen yang selama ini menjadi salah satu fitur paling berat sekaligus paling realistis di Unreal Engine 5.

Lumen sendiri dikenal sebagai sistem global illumination dan refleksi real time yang menjadi tulang punggung visual Unreal Engine 5. Dengan teknologi ini, developer tidak perlu lagi bergantung pada lightmap yang diposisikan secara manual, karena pencahayaan kini dihitung secara dinamis di dalam game.
Namun real time lighting seperti ini datang dengan biaya performa yang tinggi. Tampaknya di sinilah Lumen Lite mencoba memberikan perubahan yang signifikan. Menurut Epic, versi ini mampu berjalan dua kali lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya, sampai memungkinkan game UE5 berjalan di 60 fps pada platform Nintendo Switch 2.
Pihak Epic juga menjelaskan bahwa Lumen Lite dirancang untuk tetap mempertahankan kualitas visual intinya, tetapi dengan pengurangan beban GPU yang cukup terasa. Dalam penjelasannya di State of Unreal, VP engineering Unreal Engine, Simon Tourangeau, menyebut bahwa pendekatan ini membuat Lumen kini layak digunakan di platform yang sebelumnya tidak memungkinkan, termasuk Switch 2.
Lebih jauh lagi, optimisasi ini juga disebut ikut mendorong pengembangan lanjutan pada sistem Nanite untuk platform tersebut. Artinya, bukan hanya pencahayaan saja yang dirapikan secara cerdas, tetapi keseluruhan pipeline rendering UE5 juga mulai disesuaikan untuk hardware yang lebih terbatas.
Menariknya dengan adanya peningkatan ini, maka peluang porting game-game besar yang menggunakan UE5, seperti Halo: Campaign Evolved, The Outer Worlds 2, Arc Raiders, hingga Black Myth: Wukong ke platform Switch 2 menjadi semakin masuk akal, setidaknya secara teknis.
Bagaimana menurut Anda mengenai upgrade baru yang menarik dari Unreal Engine ini? Masih bicara game engine buatan Epic Games ini, tahukah Anda bahwa Unreal Engine 6 akan integrasikan AI ke dalam workflow game engine itu?










