Mantan Produser Rockstar Ungkap Alasan GTA 6 Tak Langsung Rilis di PC

Reading time:
July 20, 2026
Mantan produser Rockstar Games menjelaskan GTA 6 tidak rilis di PC saat peluncuran karena tantangan teknis dan fokus optimalisasi untuk console.

Tidak bisa dipungkiri bahwa absennya versi PC saat peluncuran Grand Theft Auto VI memicu kekecewaan besar di kalangan gamer. Selama ini, tidak sedikit yang meyakini bahwa keputusan Rockstar Games ini murni strategi bisnis, agar pemain membeli game lebih dari sekali. Namun, seorang mantan produser Rockstar justru memberikan sudut pandang yang berbeda.

Melalui sebuah wawancara bersama Kiwi Talks, mantan produser GTA V, John Ricchio, menjelaskan bahwa keputusan merilis GTA 6 lebih dulu di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S bukanlah bentuk pengabaian terhadap komunitas PC. Menurutnya, alasan terbesar justru berkaitan dengan tantangan teknis dalam pengembangan game berskala masif seperti GTA 6.

gta 6

Ricchio menjelaskan bahwa console menawarkan spesifikasi yang sudah pasti. Tim pengembang mengetahui secara detail kemampuan hardware, batas thermal, hingga karakteristik performanya, sehingga mereka dapat mengoptimalkan game semaksimal mungkin tanpa harus memikirkan ribuan kombinasi prosesor, kartu grafis, hingga konfigurasi PC yang berbeda-beda. Pendekatan tersebut memungkinkan Rockstar memaksimalkan setiap sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan pengalaman terbaik di platform yang menjadi target awal.

Ia juga menambahkan bahwa membangun game untuk PC sejak awal, lalu menyesuaikannya ke perangkat yang lebih terbatas bukanlah proses yang mudah. Justru sebaliknya, memulai dari keterbatasan console kemudian meningkatkan kualitas visual untuk PC dianggap jauh lebih efisien.

Bila dibuat untuk PC terlebih dahulu, tim pengembang harus melakukan banyak pekerjaan tambahan, mulai dari mengurangi jarak render, menyederhanakan model, hingga mengoptimalkan berbagai sistem agar tetap berjalan stabil di hardware yang lebih terbatas.

Ricchio bahkan mencontohkan pengalaman Rockstar saat mengembangkan Red Dead Redemption. Ia mengungkapkan bahwa versi PC sebenarnya sempat berjalan di internal studio, tetapi proyek tersebut akhirnya dihentikan karena sumber daya lebih dibutuhkan untuk menyelesaikan GTA V. Baginya, keputusan semacam ini lebih berkaitan dengan prioritas pengembangan daripada sikap anti-PC. “Jika puluhan engineer mengerjakan port PC, berarti mereka tidak mengerjakan proyek utama,” kurang lebih menjadi inti penjelasannya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan strategi Rockstar selama ini. Hampir seluruh seri Grand Theft Auto modern memang lebih dulu hadir di console sebelum akhirnya rilis di PC beberapa waktu kemudian. Dengan GTA 6 yang disebut-sebut mendorong batas teknologi open world, bahkan dikabarkan berpotensi berjalan pada 30 FPS di seluruh console demi menjaga kualitas visualnya, keputusan untuk memusatkan pengembangan pada satu ekosistem terlebih dahulu terasa lebih masuk akal dari sisi teknis.

Meski begitu, penjelasan ini belum tentu mampu meredakan rasa frustrasi para gamer PC yang harus kembali menunggu. Di satu sisi, strategi tersebut bisa menghasilkan versi console yang lebih matang. Di sisi lain, komunitas PC kembali berada dalam posisi yang sama seperti era GTA V dulu, menunggu sambil berharap versi PC tidak memerlukan waktu bertahun-tahun untuk tiba.

Bagaimana menurut Anda? Apakah alasan teknis ini cukup bisa membenarkan keputusan Rockstar merilis GTA 6 lebih dulu di console, atau seharusnya game sebesar ini sudah mampu hadir serentak di PC?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…