Lenovo Hentikan Handheld G02 yang Tersandung Isu ROM Ilegal

Reading time:
July 14, 2026
Lenovo resmi menghentikan handheld retro G02 setelah kontroversi gunakan ROM ilegal, meski perangkat serupa masih dijual dengan merek lain.

Belakangan ini, pasar hardware untuk handheld retro memang sedang berkembang pesat, dengan beragam merek baru bermunculan setiap bulannya. Namun di balik antusiasme tersebut, industri ini juga diwarnai oleh beragam praktik abu-abu, mulai dari penggunaan lisensi merek hingga distribusi ribuan ROM ilegal. Kasus handheld retro Lenovo G02 menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah produk dapat berubah menjadi mimpi buruk bagi reputasi perusahaan hanya dalam hitungan minggu.

Berdasarkan laporan Games Radar, Lenovo kini telah menghentikan penjualan G02 dan perangkat tersebut sudah ditarik dari seluruh marketplace resmi tempat sebelumnya dipasarkan. Keputusan ini muncul setelah G02 sempat menjadi sorotan karena banyak unit yang dijual oleh pihak ketiga dengan ribuan game retro berlisensi yang diduga melanggar hak cipta.

lenovo

Kontroversi G02 sendiri sempat membingungkan banyak pihak. Awalnya, banyak yang mengira handheld bergaya Game Boy tersebut hanyalah produk palsu yang memanfaatkan nama besar raksasa teknologi itu. Namun setelah dilakukan penelusuran, Lenovo mengkonfirmasi bahwa G02 memang merupakan produk berlisensi khusus untuk pasar China, meski bukan bagian dari lini produk global perusahaan. Mereka juga menegaskan bahwa perangkat tersebut tidak dijual secara resmi di luar China dan tidak pernah dikirim dengan kartu microSD berisi game. Menurut perusahaan itu, ROM bajakan ditambahkan oleh penjual pihak ketiga yang memasarkan perangkat tersebut secara ilegal ke pasar internasional.

Meski branding Lenovo kini telah dihilangkan, masalahnya ternyata belum benar-benar selesai. Laporan terbaru menyebutkan bahwa hardware yang sama masih beredar di AliExpress, dan marketplace lain dengan nama merek berbeda, seperti GUSGU H7. Dengan kata lain, yang menghilang hanyalah logo saja, sementara perangkat dasarnya masih terus dijual oleh berbagai reseller.

Dari sudut pandang Lenovo, menghentikan penggunaan nama G02 merupakan langkah yang masuk akal. Membiarkan produk dengan branding perusahaan beredar bersama ribuan game ilegal tentu berisiko menimbulkan persoalan hukum sekaligus merusak citra brand. Terlebih, perusahaan teknologi itu selama ini lebih dikenal lewat lini laptop Legion, dan handheld gaming seperti Legion Go dibanding perangkat emulasi murah yang menyasar pasar retro.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa pasar handheld retro masih dipenuhi praktik distribusi yang sulit dikendalikan. Banyak produsen hanya membuat perangkat keras, sementara penjual pihak ketiga menambahkan kartu microSD berisi ribuan ROM sebelum menjualnya ke konsumen. Ketika produk tersebut membawa nama perusahaan besar, maka batas antara produsen, pemegang lisensi, dan reseller menjadi kabur di mata pembeli.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Lenovo sudah mengambil langkah yang tepat dengan menghentikan G02?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…