Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026
Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai musim panas 2026, dengan baterai yang bisa diganti pengguna sesuai regulasi Uni Eropa.
Harus diakui bahwa regulasi kini mulai memainkan peran penting dalam menentukan desain sebuah console game. Jika dahulu perubahan hardware umumnya didorong oleh peningkatan performa atau efisiensi produksinya, kini aturan pemerintah juga ikut mempengaruhi bagaimana sebuah perangkat dirancang. Itulah yang akan terjadi pada Nintendo Switch 2 di pasar Eropa.
Nintendo mengumumkan bahwa seluruh Nintendo Switch 2 yang dipasarkan di Eropa mulai musim panas 2026 akan hadir dengan perubahan desain. Namun, gamer tidak perlu berharap akan adanya peningkatan performa atau revisi spesifikasi. Pasalnya, perubahan tersebut dilakukan semata-mata untuk mematuhi regulasi baru Uni Eropa, yang mewajibkan perangkat elektronik menggunakan baterai yang dapat diganti oleh pengguna.

Artinya, Switch 2 versi Eropa nantinya akan memiliki desain yang memungkinkan pengguna melepas dan mengganti baterai sendiri tanpa harus membawa console itu ke pusat servis. Nintendo juga memastikan bahwa perubahan serupa akan diterapkan pada berbagai aksesori, termasuk Joy-Con, Switch 2 Pro Controller, hingga controller bergaya GameCube yang kompatibel dengan console tersebut. Meski desain internal berubah, fungsi dan performa perangkat dipastikan tetap sama dengan model yang saat ini beredar.
Dampak regulasi ini tidak berhenti di Switch 2. Nintendo juga akan menghentikan penjualan seluruh lini Nintendo Switch, Switch Lite, dan Switch OLED di kawasan Eropa mulai Februari 2027, karena ketiga model tersebut tidak memenuhi persyaratan baterai yang dapat diganti pengguna. Console yang sudah dimiliki konsumen tetap akan mendapat dukungan layanan dan dapat terus digunakan seperti biasa, tetapi produksi untuk pasar Eropa akan berakhir.
Menariknya, langkah ini memperlihatkan bagaimana regulasi mulai membentuk arah industri hardware. Selama bertahun-tahun, desain perangkat elektronik cenderung mengarah pada bodi yang semakin tipis dan tertutup rapat, membuat penggantian baterai menjadi pekerjaan yang hanya bisa dilakukan teknisi. Kini, produsen justru harus memikirkan kembali desain produknya agar lebih mudah diperbaiki dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.
Bagaimana menurut Anda mengenai adanya revisi besar untuk Switch 2 di Eropa itu? Apakah Anda juga berharap Nintendo berikan fitur serupa untuk Switch 2 di luar region Eropa?










